unesa

Ikmal Syarif Petik Pelajaran di UPSSC III 2025 UNESA

fpip.umsida.ac.id — Ikmal Syarif, mahasiswa PGSD semester 5 yang aktif di Tapak Suci Umsida, merasakan langsung kerasnya persaingan UPSSC III 2025 yang digelar di GOR Internasional UNESA.

Ia datang untuk bertanding, menguji kemampuan, dan menambah jam terbang di tengah lawan-lawan berpengalaman.

“UPSSC III 2025 di GOR Internasional UNESA itu penuh perjuangan untuk sekadar bisa bertanding di sana. Karena banyak atlet yang sudah berpengalaman, pertandingannya lumayan sulit,” kata Ikmal.

Lahir pada 31 Agustus 2005, Ikmal mengaku atmosfer gelanggang menuntut fokus penuh sejak awal.

Tiga Bulan Persiapan dengan Porsi Meningkat

unesa

Menurut Ikmal, persiapan menuju ajang ini dilakukan sekitar tiga bulan dengan intensitas latihan yang terus dinaikkan pada setiap pertemuan.

Porsi latihan tidak hanya bicara teknik, tetapi juga membangun fondasi yang utuh untuk menghadapi tekanan pertandingan.

“Kami mempersiapkan diri kurang lebih tiga bulanan. Mulai dari kedisiplinan, fisik, mental, strategi di gelanggang, dan yang paling utama sportivitas,” ujarnya.

Ia menilai latihan terstruktur membuatnya lebih siap membaca ritme pertandingan dan menjaga kontrol emosi saat situasi tidak ideal.

Fokus Sempat Buyar, Tetap Tuntas sampai Akhir

unesa

Di gelanggang, Ikmal berusaha tampil percaya diri, bahkan ketika menghadapi kontak yang menurutnya tidak semestinya.

Ia memilih tidak terpancing dan tetap mengutamakan penyelesaian pertandingan dengan kepala dingin.

“Saya tetap fokus bertanding, meskipun pukulan lawan mendarat di area yang tidak seharusnya,” ucapnya.

Namun ia mengakui laga berjalan di luar prediksi. “Fokus saya sempat buyar di pertengahan pertandingan saat terkena pukul, tapi saya tetap melanjutkan hingga akhir.”

Evaluasinya jelas: membaca gerak lawan lebih detail dan menguatkan mental agar stabil sepanjang ronde.

Dukungan Tapak Suci dan Pesan untuk Terus Berproses

unesa

Ikmal menyebut dukungan Tapak Suci Umsida menjadi faktor penting selama persiapan hingga pelaksanaan lomba.

“Alhamdulillah, tim Tapak Suci Umsida memberikan support, mulai dari program latihan, fasilitas saat lomba, dan pembiayaan,” katanya.

Untuk agenda berikutnya, ia dan tim tetap menjaga intensitas latihan tanpa mengabaikan pemulihan.

“Kami mempersiapkan untuk event ke depannya, meskipun target event belum diketahui.” Ia menutup dengan pesan konsisten.

“Teruslah berproses… jalannya memang sulit, tapi bukan berarti menyerah adalah pilihannya. Berusaha sebaik mungkin dan ingat tujuan awal dimulainya proses ini.”

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

PBI UMSIDA Kenalkan Pesona Bromo kepada Mahasiswa Inbound Kazakhstan
October 5, 2026By
PBA UMSIDA Bahas Peran Guru Hadapi Transformasi AI di Konferensi Internasional
October 2, 2026By
PBA UMSIDA Perkuat Kurikulum melalui Rakernas PPPBA dan Konferensi Internasional
October 1, 2026By
Cerita Mahasiswa Kazakhstan Ikuti Student Mobility di Umsida
September 28, 2026By
Testimoni Peserta Workshop Internasional Climate Change Learning Kit di Umsida
September 24, 2026By
Alumni Insight Fortama FPSI 2026 Bagikan Pengalaman Kehidupan Kampus
September 22, 2026By
Go Green Kampus Warnai Fortama FPSI 2026
September 21, 2026By
Fortama 2026 FPSI UMSIDA Sambut 234 Mahasiswa Baru
September 18, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Kolaborasi Laboran TP dan IPA Kembangkan Alat Pengering Gantung Bersistem Kontrol Suhu
August 20, 2026By