fpsi.umsida.ac.id — Wakil Dekan II Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), Dr Anita Puji Astutik SAg MPdI, resmi dikukuhkan sebagai anggota Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031.
Pengukuhan berlangsung di Pendopo Delta Wibawa Kabupaten Sidoarjo, Rabu (21/10/2026), oleh Bupati Sidoarjo H Subandi SH MKn yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah, Mohammad Ainur Rahman AP MSi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan perangkat daerah, serta perwakilan K3S, MKKS, dan insan pendidikan Kabupaten Sidoarjo.
Terpilihnya Anita menjadi bagian dari keterlibatan akademisi Umsida dalam mendukung pengembangan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sidoarjo.
Wakil Dekan II FPSI Umsida Masuk Jajaran Dewan Pendidikan Sidoarjo

Pengukuhan Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo periode 2026–2031 dilaksanakan berdasarkan Surat Panitia Seleksi Nomor 02/021/DP.SDA/6/2026 tertanggal 22 Juni 2026.
Penetapan tersebut kemudian ditindaklanjuti melalui Keputusan Bupati Sidoarjo Nomor 100.3.2/542/438.1.1.3/2026 tertanggal 7 Agustus 2026.
Dalam kepengurusan baru, H Nanang Wahyono ST MPd dipercaya sebagai ketua, H Ali Masjkur Maskuri MPdI sebagai sekretaris, dan Dr Nismatin SPd MPd sebagai bendahara.
Sementara itu, Dr Anita Puji Astutik SAg MPdI bergabung sebagai anggota bersama sejumlah tokoh pendidikan lainnya, yakni Dr Joko Siswanto MPdI, Drs H Misbahuddin MM, Drs Qodim MSi, Budi Rahayu Sri Wulan SPd MPd, Dr Fajar Rahmat Dwi Miarso SH MH, Dr Ir Pancaniko Kuat Prabowo MMT, serta H Anas Syamsul Arif MPd.
Keterlibatan Wakil Dekan II FPSI Umsida dalam kepengurusan tersebut membuka peluang kontribusi perguruan tinggi melalui pemikiran akademis, pengalaman pendidikan, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan daerah.
Dewan Pendidikan Berkomitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
Ketua Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Nanang Wahyono, menegaskan bahwa kepengurusan baru akan memperkuat koordinasi untuk menyelaraskan program pendidikan dengan visi dan misi pemerintah daerah.
“Tentunya kami akan terus merapat, merapatkan barisan dengan pengurus baru. Tentunya kita mengikuti sesuai dengan visi misi Kabupaten Sidoarjo, untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kabupaten Sidoarjo,” tegasnya.
Nanang juga menyoroti pelaksanaan Outdoor Learning atau pembelajaran di luar kelas yang belakangan menjadi perhatian masyarakat.
Menurutnya, kegiatan tersebut tetap memiliki peran dalam proses pendidikan selama memperhatikan keamanan peserta didik.
“Harusnya ODL itu tetap berjalan, karena itu memang bagian dari rangkaian pendidikan yang harus diimplementasikan di sekolah,” jelasnya.
Ia menambahkan bahwa setiap kebijakan pendidikan harus dilaksanakan secara objektif dengan mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat Sidoarjo.
Perkuat Sinergi Perguruan Tinggi dan Pemerintah Daerah
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Ridho Prasetyo SSTP MAP, menyampaikan tiga fokus utama Dewan Pendidikan dalam mendukung pembangunan pendidikan daerah.
Ketiganya mencakup transparansi dan akuntabilitas pelayanan pendidikan, peningkatan partisipasi masyarakat, serta penguatan sinergi antarpemangku kepentingan pendidikan.
Ridho juga menegaskan bahwa penetapan kepengurusan baru telah melalui proses seleksi yang transparan dan akuntabel.
“Penetapan Dewan Pendidikan periode 2026–2031 ini telah melalui mekanisme seleksi yang transparan dan akuntabel oleh panitia seleksi,” ungkapnya.
Keikutsertaan Dr Anita Puji Astutik SAg MPdI dalam Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo menjadi salah satu bentuk kontribusi akademisi FPSI Umsida di tingkat daerah.
Melalui keterlibatan tersebut, diharapkan terbangun kolaborasi yang semakin kuat antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mendorong pendidikan yang berkualitas, inklusif, serta berkelanjutan.
Penulis: Nabila Wulyandini


















