fpsi.umsida.ac.id — Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Yudisium II dengan mengukuhkan 465 mahasiswa dari delapan program studi, Selasa (20/10/2026), kegiatan ini berlangsung di Auditorium Nyai Walidah, GKB 7 lantai 7, Umsida Kampus 3.
Mengusung tema “Merajut Ilmu, Menenun Masa Depan”, kegiatan ini menjadi momentum bagi para lulusan untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai moral dan karakter.
Delapan program studi tersebut meliputi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), Pendidikan Ilmu Pengetahuan Alam (PIPA), Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), dan Pendidikan Agama Islam (PAI).
Kegiatan yang mengusung konsep budaya The Elegance of Sumatra ini turut dihadiri Wakil Rektor I Umsida, Prof Dr Ir Hana Catur Wahyuni ST MT IPM, serta jajaran pimpinan fakultas.
Dekan FPSI Tekankan Pentingnya Adab Sebelum Ilmu

Dekan FPSI Umsida, Dr Septi Budi Sartika MPd, dalam sambutannya mengingatkan para peserta yudisium bahwa gelar sarjana bukan sekadar pencapaian akademik.
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari tanggung jawab yang lebih besar untuk mengamalkan ilmu dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Jadilah sarjana yang beradab sebelum berilmu,” pesan Dr. Septi kepada para lulusan.
Ia menekankan bahwa kecerdasan intelektual harus berjalan beriringan dengan sikap, etika, dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat.
Dr. Septi juga menyampaikan bahwa terdapat tiga faktor penting yang menentukan keberhasilan seseorang setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
Ketiganya adalah karakter, kompetensi, dan jaringan.
Karakter menjadi fondasi dalam membangun kepercayaan, kompetensi menunjukkan kemampuan seseorang dalam bidang keahliannya, sedangkan jaringan membuka peluang untuk berkembang dan berkolaborasi.
Selain itu, Septi mengingatkan para calon pendidik agar mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai dasar pendidikan.
“Kuasai teknologi tanpa meninggalkan prinsip pendidik,” pesannya.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi lulusan FPSI agar tetap mengedepankan nilai kemanusiaan dan keteladanan di tengah perkembangan teknologi digital.
Pengukuhan Lulusan dan Apresiasi Mahasiswa Berprestasi

Prosesi akademik yudisium diawali dengan pembacaan surat keputusan oleh Wakil Dekan I FPSI, Dr Ida Rindaningsih MPd.
Selanjutnya, Dekan FPSI menyerahkan surat keputusan yudisium secara simbolis kepada perwakilan program studi sekaligus melaksanakan pengukuhan lulusan.
Kegiatan juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa terbaik dari masing-masing program studi.
Beberapa penerima penghargaan tersebut di antaranya Vera Dwi Lestari dari PGSD, Tiara Wiritanaya dari PAI, Suhailah Himmatul Ulya dari PBI, serta Nur Aisyah Fatmawati dari PBA.
Selain itu, penghargaan diberikan kepada Laila Ramadhani dari PGPAUD, Jestia Priandani dari PIPA, Silvana Desy Pamungkasari dari PTI, dan Risky Nadhifah Az Zahro dari PGMI.
Apresiasi turut diberikan kepada mahasiswa berprestasi serta dosen pilihan mahasiswa melalui sejumlah kategori penghargaan, seperti The Inspiring Lecturer Award, The Caring Lecturer Award, dan The Innovative Lecturer Award.
Bekali Lulusan Hadapi Dunia Kerja dan Masa Depan

Selain prosesi akademik, yudisium menghadirkan sesi pembekalan lulusan bertajuk “Ready for the Next Chapter: From Campus to Career” bersama Dr Netti Lastiningsih MPd.
Pembekalan tersebut mengangkat pentingnya membangun karier, personal branding, dan profesionalisme dalam menghadapi dunia kerja.
Suasana yudisium juga diwarnai penayangan video kilas balik perjalanan mahasiswa, persembahan lagu “Tundukkan Dunia” oleh Dr Evie Destiana MPd, serta penyampaian kesan dan pesan oleh perwakilan lulusan, Gema Hayadeen.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan prosesi salam bakti kepada dosen sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi mahasiswa atas pendampingan selama menempuh pendidikan.
Melalui Yudisium II ini, FPSI Umsida berharap para lulusan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga karakter yang kuat, kemampuan beradaptasi dengan teknologi, serta kesiapan berkontribusi bagi dunia pendidikan dan masyarakat.
Penulis: Nabila Wulyandini


















