fpsi.umsida.ac.id — Enam mahasiswa Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melaksanakan program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) II di SMK 1 Antartika mulai 14 September hingga 24 Oktober 2026.
Keenam mahasiswa tersebut adalah Adam, Lingga, Elena, Emil, Sherly, dan Naufal. Mereka menjalani program PLP II selama sekitar 40 hari di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Fitria Nur Hasanah MPd.
Program ini menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu perkuliahan sekaligus memperoleh pengalaman langsung sebagai calon pendidik.
Selain mengajar, mahasiswa juga dilibatkan dalam berbagai kegiatan sekolah untuk memahami tanggung jawab guru secara menyeluruh.
Mahasiswa Umsida Belajar Mengajar dan Mengelola Kelas
Selama pelaksanaan PLP II, keenam mahasiswa mendapat kesempatan mengajar siswa kelas X Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) hingga kelas XI Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA).
Di bawah arahan guru pamong, mereka belajar menyusun perangkat pembelajaran, menyampaikan materi, serta melakukan penilaian terhadap hasil belajar siswa.
Mengajar di sekolah kejuruan memberikan tantangan tersendiri karena mahasiswa harus memadukan pembelajaran teori dengan praktik sesuai bidang keahlian.
Lingga, salah satu mahasiswa PLP, mengaku sempat merasa gugup ketika pertama kali mendapat kesempatan mengajar.
“Hari pertama mengajar itu rasanya seperti ujian sungguhan. Tapi setelah melihat siswa mulai berani bertanya, saya sadar bahwa mengajar bukan soal tampil sempurna, melainkan soal hadir dan peduli pada proses belajar mereka,” ungkap Lingga.
Pengalaman serupa dirasakan Elena yang harus menyesuaikan metode pembelajaran dengan karakteristik siswa di setiap kelas.
“Kami belajar bagaimana menyesuaikan metode penyampaian agar sesuai dengan karakteristik masing-masing jurusan,” ujarnya.
Melalui pengalaman tersebut, mahasiswa semakin memahami pentingnya komunikasi, kreativitas, dan kemampuan mengelola suasana kelas agar pembelajaran berlangsung efektif.
Tak Hanya Mengajar, Mahasiswa Turut Mendukung Kegiatan Sekolah
Selain menjalankan tugas pembelajaran, mahasiswa PLP II Umsida turut berkontribusi dalam berbagai kegiatan operasional dan kesiswaan di SMK 1 Antartika.
Mereka membantu penataan administrasi, mendampingi kegiatan kedisiplinan siswa, hingga mendukung pelaksanaan agenda internal sekolah.
Keterlibatan tersebut memberikan pemahaman bahwa tanggung jawab seorang guru tidak hanya terbatas pada kegiatan belajar mengajar di ruang kelas.
Mahasiswa juga belajar membangun komunikasi dan kerja sama dengan guru pamong, tenaga kependidikan, serta seluruh warga sekolah.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK 1 Antartika, Luthfi Firmansya MKom, menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran mahasiswa PLP Umsida.
“Kehadiran mahasiswa PLP membawa semangat dan suasana baru bagi siswa kami. Kami berharap pengalaman di sini menjadi bekal berharga bagi mereka,” tuturnya.
Ia juga berharap keenam mahasiswa tersebut dapat berkembang menjadi pendidik profesional yang memiliki kepedulian terhadap peserta didik.
Pengalaman PLP Jadi Bekal Menuju Guru Profesional

Bagi keenam mahasiswa, pelaksanaan PLP II menjadi pengalaman penting untuk mengembangkan kompetensi pedagogik, keterampilan komunikasi, dan kemampuan bekerja sama.
Berbagai tantangan yang dihadapi selama mengajar turut melatih kesiapan mereka dalam menghadapi situasi nyata di lingkungan pendidikan.
Emil, salah satu mahasiswa PLP, mengungkapkan bahwa pengalaman tersebut semakin menguatkan motivasinya untuk menjadi seorang pendidik.
“PLP membuat kami yakin bahwa menjadi guru adalah panggilan yang layak diperjuangkan. Terima kasih kepada seluruh keluarga besar SMK 1 Antartika yang telah menerima kami dengan begitu hangat,” ujar Emil.
Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan keterampilan mengajar sekaligus membangun karakter sebagai calon pendidik yang adaptif, bertanggung jawab, dan profesional.
Pengalaman tersebut juga menjadi bekal berharga bagi mahasiswa FPSI Umsida dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia pendidikan setelah menyelesaikan perkuliahan.
Penulis: Adam Nurul Haq



















