fpsi.umsida.ac.id —Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kembali mengukir kebanggaan melalui pencapaian akademik salah satu dosen terbaiknya, Dr. Ima Faizah, SP., M.Pd.I., yang resmi meraih gelar Doktor di bidang Pendidikan Agama Islam dari Universitas Muhammadiyah Malang.
Keberhasilan luar biasa ini dicapai setelah ia berhasil mempertahankan penelitian disertasinya yang berfokus pada penguatan karakter serta pembentukan gaya hidup Islami di lingkungan perguruan tinggi.
Dalam riset doktoralnya, ia mengusung judul “Pengembangan Bahan Ajar Al-Islam dan Kemuhammadiyahan untuk Membentuk Perilaku Hidup Halal Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Sidoarjo”.
Penelitian ini berangkat dari kesadaran akan pentingnya inovasi pembelajaran Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) agar mampu membentuk perilaku hidup halal secara nyata dalam kehidupan sehari-hari civitas akademika kampus.
Pengembangan Bahan Ajar AIK Berbasis Flipbook Digital Interaktif

Guna mencapai tujuan tersebut, penelitian dan pengembangan ini dirancang secara ilmiah menggunakan pendekatan mixed method yang menggabungkan analisis kualitatif dan kuantitatif.
Pada tahap awal, bahan ajar yang diberi nama Halal Lifestyle ini dikembangkan menggunakan kerangka Backward Design yang berorientasi pada capaian pembelajaran serta kebutuhan mahasiswa.
Implementasi awal bahan ajar tersebut disajikan dalam format flipbook digital interaktif yang modern agar mudah diakses dan menarik minat belajar para mahasiswa generasi muda.
Berdasarkan hasil penilaian, bahan ajar ini dinyatakan sangat layak oleh tim ahli materi, ahli desain pembelajaran, maupun ahli bahasa.
Respon positif juga diberikan oleh mahasiswa dan para dosen AIK yang menilai bahwa media pembelajaran ini membawa penyegaran dalam proses edukasi keislaman.
“Kami berupaya menghadirkan bahan ajar yang relevan dengan dinamika mahasiswa saat ini melalui integrasi teknologi interaktif dan substansi materi yang aplikatif,” ungkap Dr. Ima Faizah, SP., M.Pd.I.
Ia menambahkan bahwa inovasi media digital sangat krusial untuk memastikan nilai-nilai keislaman tidak hanya dipahami secara teoritis, melainkan juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengujian Efektivitas Perilaku Hidup Halal Mahasiswa Umsida
Setelah dinyatakan layak secara konseptual dan media, riset dilanjutkan ke tahap pengujian efektivitas terhadap mahasiswa melalui instrumen pretest dan posttest.
Data hasil uji coba menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata perilaku hidup halal mahasiswa dari angka 37,34 pada pretest menjadi 38,71 pada posttest.
Hasil analisis statistik menggunakan paired sample t-test membuktikan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik dengan nilai signifikansi p = 0,029.
Meskipun perolehan normalized gain (N-gain) berada pada angka 0,18 yang tergolong dalam kategori terbatas, penelitian ini merekam perubahan positif yang nyata pada diri mahasiswa.
Peningkatan perilaku hidup halal paling menonjol terlihat pada aspek cara berpakaian serta etika pergaulan mahasiswa di lingkungan kampus.
“Melalui pembelajaran ini, mahasiswa menjadi lebih peka dan bijak dalam menerapkan prinsip halal pada pilihan busana dan interaksi sosial mereka,” jelas dosen PGSD FPSI Umsida tersebut.
Hasil riset ini menjadi pijakan kuat bahwa pembelajaran AIK yang terstruktur mampu memengaruhi tindakan dan kebiasaan mahasiswa secara bertahap.
Lihat Juga: PBA UMSIDA Turut Merumuskan Arah Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dalam Forum Nasional PPPBA 2026
Transformaasi Bahan Ajar Menjadi Monograf Halal Lifestyle Mahasiswa
Berdasarkan hasil evaluasi dan penyempurnaan produk secara menyeluruh, bahan ajar Halal Lifestyle kemudian dikembangkan lebih lanjut ke dalam bentuk buku monograf.
Monograf tersebut diberi judul “Halal Lifestyle Mahasiswa: Dari Keimanan Menuju Perilaku Hidup Halal” sebagai wujud akhir dari produk ilmiah riset ini.
Penyusunan monograf ini memperluas dan memperdalam pembahasan materi, konteks kehidupan praktis mahasiswa, refleksi keimanan, serta kerangka perubahan perilaku.
Pendekatan penyusunan monograf didasarkan pada Theory of Planned Behavior dan aliran konstruktivisme agar dapat mengarahkan niat serta tindakan mahasiswa menuju gaya hidup halal.
Kehadiran monograf ini diharapkan dapat menjadi rujukan akademik penting sekaligus pedoman praktis bagi pengembangan kurikulum AIK di perguruan tinggi Muhammadiyah.
Pihak pimpinan FPSI Umsida turut menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas capaian doktor baru ini yang dinilai membawa dampak positif bagi kemajuan keilmuan dan reputasi institusi.
Pencapaian Dr. Ima Faizah, SP., M.Pd.I. semakin memperkuat komitmen Umsida dalam melahirkan akademisi berdedikasi tinggi serta berkontribusi nyata bagi pengembangan pendidikan Islam berkeunggulan. (Finnaja)


















