fpsi.umsida.ac.id — Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar Yudisium I pada Selasa, 23 Juni 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Nyai Walidah, GKB 7 lantai 7, Umsida Kampus 3 dengan mengusung tema “ARUNIKA: Menyambut Cahaya, Menjemput Masa Depan”.
Yudisium perdana FPSI ini menjadi momentum penting bagi fakultas yang menaungi berbagai program studi bidang pendidikan dan studi Islam. Kegiatan tersebut diikuti oleh 264 peserta dari delapan program studi.
Rinciannya, PGSD sebanyak 111 peserta, PG PAUD 12 peserta, Pendidikan IPA 8 peserta, Pendidikan Teknologi Informasi 3 peserta, Pendidikan Bahasa Inggris 6 peserta, Pendidikan Agama Islam 58 peserta, Pendidikan Bahasa Arab 60 peserta, dan PGMI 6 peserta.
Nuansa kebudayaan turut mewarnai pelaksanaan yudisium. Para dosen dan mahasiswa hadir menggunakan baju adat.
Konsep ini memberi kesan berbeda karena yudisium tidak hanya menjadi forum akademik, tetapi juga ruang apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.
Warek I Apresiasi Langkah Awal FPSI

Wakil Rektor I Umsida, Prof Dr Hana Catur Wahyuni ST MT, hadir membuka kegiatan yudisium tersebut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Yudisium I FPSI.
Ia juga memberikan penghargaan kepada seluruh dosen yang telah membimbing mahasiswa hingga sampai pada tahap kelulusan.
“Yudisium ini bukan akhir dari proses belajar, tetapi awal untuk melanjutkan pengembangan diri. Setelah lulus dari Umsida, tetaplah belajar dalam bentuk apa pun, dan niatkan semuanya sebagai bagian dari ibadah,” ujarnya.
Prof Hana juga mengingatkan para peserta agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Menurutnya, setiap lulusan perlu memiliki kemampuan menggunakan teknologi sesuai kebutuhan dan kepentingan profesinya.
“Apa pun kompetensi kita, teknologi tetap harus dikuasai. Manfaatkan teknologi dengan bijak, sesuai kebutuhan, dan untuk memberi manfaat yang lebih luas,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan tidak selalu diukur dari banyaknya materi. Lulusan Umsida diharapkan mampu membawa nilai kebaikan, menjaga nama baik almamater, serta membagikan pengalaman positif selama menempuh pendidikan kepada masyarakat.
SK Yudisium dan Apresiasi Mahasiswa Berprestasi

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Yudisium oleh Wakil Dekan I FPSI, Dr Ida Rindaningsih MPd.
Setelah itu, SK diberikan secara simbolis oleh Dekan FPSI, Dr Septi Budi Sartika MPd, kepada para peserta yudisium.
Selain pengukuhan peserta yudisium, kegiatan ini juga diisi dengan pemberian penghargaan kepada mahasiswa terbaik dan berprestasi.
Salah satu mahasiswa yang mendapat apresiasi adalah Fahmiyah Tsaqofah Islamiy dari Program Studi Pendidikan Bahasa Arab dengan IPK 4,00.
Dalam kesan dan pesannya, Fahmiyah menyampaikan bahwa perjalanan akademik bukan proses yang selalu mudah. Namun, setiap tantangan justru membentuk ketekunan, kedisiplinan, dan keyakinan untuk terus berusaha.
“Perjuangan yang kemarin kita lalui telah membentuk ketekunan dan kesabaran. Semoga ilmu yang kita dapatkan tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi bekal untuk memberi manfaat bagi orang lain,” ungkapnya.
Yudisium I FPSI Umsida ini menjadi penanda lahirnya lulusan yang siap melangkah ke masa depan.
Melalui tema Arunika, para peserta diajak menyambut cahaya baru dengan semangat, tanggung jawab, dan komitmen untuk terus berkembang di tengah masyarakat.
Penulis: Nabila Wulyandini


















