Kuliah Tamu S

Kuliah Tamu STEAM prodi PIPA oleh UNESA

fpsi.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan IPA (PIPA) menggelar kuliah tamu bertema pembelajaran IPA berbasis STEAM-ESD pada Kamis, 19 Juni 2026.

Kegiatan ini menghadirkan Prof. Dr. Eko Hariyono, S.Pd., M.Pd., akademisi Universitas Negeri Surabaya (UNESA), sebagai narasumber utama.

Kuliah tamu ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memahami lebih dalam integrasi Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics (STEAM) dengan Education for Sustainable Development (ESD).

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak melihat bahwa pembelajaran IPA tidak hanya berfokus pada konsep sains, tetapi juga harus mampu menjawab persoalan kehidupan nyata, perkembangan teknologi, serta tantangan global pada era Society 5.0.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan berlangsung tertib, kondusif, dan interaktif. Peserta mengikuti materi sejak awal hingga akhir dengan antusias.

Hal ini terlihat dari keseriusan mahasiswa dalam menyimak penjelasan narasumber serta keaktifan mereka dalam sesi diskusi dan tanya jawab.

Meisya, mahasiswa yang berperan sebagai moderator, menyampaikan bahwa tugasnya dalam kegiatan tersebut meliputi memandu jalannya acara, memperkenalkan narasumber, menyampaikan pengantar materi, memoderasi sesi tanya jawab, serta memastikan kegiatan berjalan sesuai susunan acara.

Moderator Siapkan Materi dan Mental

Meski tidak melalui persiapan formal yang rumit, Meisya mengaku tetap melakukan sejumlah persiapan penting sebelum memandu kegiatan.

Ia mempelajari profil narasumber, memahami tema kuliah tamu, serta menyiapkan naskah moderator agar jalannya acara lebih terarah.

“Persiapan yang saya lakukan lebih kepada persiapan mental dan penguasaan materi. Saya mempelajari profil narasumber dan memahami tema kuliah tamu tentang pembelajaran IPA berbasis STEAM-ESD agar acara dapat berjalan lancar,” ungkapnya.

Menurutnya, pengalaman menjadi moderator dalam kegiatan ini menjadi momen yang berkesan.

Ia mendapatkan kesempatan mendampingi guru besar sekaligus pakar pendidikan sains, geosains, dan STEAM-ESD. Dari kegiatan tersebut, ia memperoleh wawasan baru mengenai tren pembelajaran IPA yang lebih kontekstual, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Salah satu hal yang paling menarik baginya adalah pembahasan mengenai peran unsur Art dalam STEAM. Selama ini, seni kerap dipahami hanya sebagai pelengkap.

Padahal, dalam pembelajaran STEAM, seni memiliki peran penting dalam mengembangkan kreativitas, inovasi, empati, serta kemampuan berpikir desain.

“Dari kegiatan ini saya memahami bahwa Art bukan sekadar tambahan. Seni dapat membantu peserta didik berpikir lebih kreatif, inovatif, dan mampu melihat masalah dari berbagai sudut pandang,” jelas Meisya.

Observasi Animalia Jadi Pembelajaran Kontekstual

Penguatan pembelajaran IPA berbasis pengalaman nyata juga tampak dalam kegiatan observasi Kingdom Animalia di Kebun Binatang Surabaya.

Dr. Ria Wulandari, S.Pd., M.Pd. menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan mempelajari keanekaragaman hewan, khususnya lima kelas vertebrata, yaitu Pisces, Amphibia, Reptilia, Aves, dan Mammalia.

Menurutnya, Kebun Binatang Surabaya dipilih karena memiliki koleksi satwa yang beragam dan dapat menjadi sarana edukasi langsung bagi mahasiswa.

Melalui observasi lapangan, mahasiswa tidak hanya memahami teori klasifikasi, tetapi juga mengamati ciri morfologi, habitat, perilaku, serta status konservasi satwa secara langsung.

“Fokus pengamatan mahasiswa meliputi identifikasi satwa, morfologi, perilaku, status konservasi, ancaman yang dihadapi, serta upaya pelestariannya,” terang Dr. Ria.

Kegiatan observasi tersebut dilaksanakan melalui beberapa tahap, mulai dari briefing dosen, pembagian kelompok, identifikasi satwa, pengamatan morfologi dan perilaku, analisis konservasi, pengembangan ide kreatif, diskusi kelompok, presentasi hasil, hingga refleksi dan evaluasi.

Model pembelajaran semacam ini sejalan dengan semangat STEAM-ESD karena menghubungkan sains, lingkungan, kreativitas, dan keberlanjutan. Mahasiswa tidak hanya diminta mengamati, tetapi juga mengembangkan ide kreatif untuk mendukung konservasi satwa.

Dorong Kolaborasi dan Inovasi Pendidikan IPA

Kegiatan kuliah tamu ini menunjukkan pentingnya pembelajaran IPA yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Melalui pendekatan STEAM-ESD, mahasiswa Pendidikan IPA didorong untuk memahami isu sains secara lebih luas, tidak berhenti pada teori, tetapi mampu mengaitkannya dengan teknologi, seni, lingkungan, dan kebutuhan masyarakat.

Pelaksanaan kegiatan juga berjalan lancar karena adanya koordinasi yang baik antara dosen Pendidikan IPA, MC, moderator, narasumber, dan peserta.

Tidak terdapat kendala berarti selama acara berlangsung sehingga seluruh rangkaian dapat terlaksana sesuai rencana.

Meisya berharap kegiatan kuliah tamu seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan menghadirkan narasumber kompeten dari berbagai bidang.

Menurutnya, kegiatan akademik semacam ini sangat bermanfaat untuk memperluas wawasan mahasiswa mengenai perkembangan pendidikan, sains, teknologi, dan isu keberlanjutan.

“Harapannya, semakin banyak kolaborasi antara perguruan tinggi, akademisi, praktisi, dan masyarakat sehingga mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang lebih kontekstual, inspiratif, dan siap menghadapi tantangan global,” pungkasnya.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Alumni Insight Fortama FPSI 2026 Bagikan Pengalaman Kehidupan Kampus
September 22, 2026By
Go Green Kampus Warnai Fortama FPSI 2026
September 21, 2026By
Fortama 2026 FPSI UMSIDA Sambut 234 Mahasiswa Baru
September 18, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Umsida Perkuat Student Mobility dengan EAGI Kazakhstan
September 15, 2026By
PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Pemberangkatan PLP II 2026 FPSI Resmi Dilaksanakan
September 11, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Kolaborasi Laboran TP dan IPA Kembangkan Alat Pengering Gantung Bersistem Kontrol Suhu
August 20, 2026By