fpsi.umsida.ac.id— Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA), Parenting IGRA Sidoarjo menjadi wadah bagi orang tua, wali murid, dan guru untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendampingan anak dalam menghadapi tantangan perkembangan zaman.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Sidoarjo tersebut berlangsung pada Sabtu, 31 Oktober 2026, di Auditorium Nyai Walidah GKB 7 Lantai 7 Kampus 3 UMSIDA.
Acara ini diikuti oleh orang tua, wali murid, dan guru sebagai bentuk kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak sejak usia dini.
Melalui kegiatan parenting, peserta memperoleh wawasan mengenai pentingnya membangun hubungan yang sehat antara orang tua dan anak sebagai fondasi pendidikan di lingkungan keluarga.
Selain menjadi sarana berbagi ilmu, kegiatan tersebut juga menjadi wadah refleksi bagi orang tua mengenai perannya dalam mendampingi anak menghadapi perkembangan sosial dan teknologi yang semakin dinamis.
Materi parenting disampaikan oleh Dr. Luluk Iffatur Rocmah pada sesi pertama yang berlangsung setelah pembukaan acara.
Peran Orang Tua Tidak Harus Sempurna

Dalam pemaparannya, Dr. Luluk Iffatur Rocmah menekankan bahwa anak tidak membutuhkan orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang hadir dan terus belajar bersama mereka.
Ia menjelaskan bahwa orang tua memiliki peran penting dalam menanamkan nilai, memberikan pendampingan, serta menjadi sosok yang dapat dipercaya oleh anak dalam berbagai situasi kehidupan.
Menurutnya, hubungan yang hangat antara orang tua dan anak menjadi fondasi yang kuat dalam mendukung perkembangan emosional maupun sosial anak.
“Kita tidak harus menjadi orang tua yang paling memahami teknologi. Kita perlu menjadi orang tua yang memahami anak.” Tuturnya.
Pesan tersebut mengingatkan peserta bahwa esensi pengasuhan bukan terletak pada kemampuan menguasai seluruh perkembangan zaman, melainkan pada kemampuan membangun kedekatan dan memahami kebutuhan anak.
Pemahaman terhadap karakter, minat, dan kebutuhan anak dinilai lebih penting dibandingkan sekadar mengikuti berbagai tren pengasuhan yang berkembang di masyarakat.
Melalui pendekatan tersebut, orang tua dapat menjadi pendamping yang mampu memberikan rasa aman sekaligus dukungan bagi tumbuh kembang anak.
Parenting IGRA Sidoarjo Dorong Kolaborasi Guru dan Orang Tua

Kegiatan parenting juga menegaskan pentingnya kerja sama antara guru dan orang tua dalam mendukung proses pendidikan anak usia dini.
Kolaborasi tersebut diperlukan agar nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah dapat selaras dengan pembiasaan yang dilakukan di lingkungan keluarga.
Orang tua dan guru memiliki tanggung jawab yang saling melengkapi dalam membentuk karakter serta kebiasaan positif pada anak.
Melalui forum ini, peserta memperoleh kesempatan untuk saling berbagi pengalaman mengenai berbagai tantangan yang dihadapi dalam mendampingi anak.
Diskusi yang berlangsung memberikan wawasan baru mengenai pentingnya komunikasi yang terbuka antara sekolah dan keluarga.
Kehadiran guru dalam kegiatan parenting juga menunjukkan komitmen lembaga pendidikan untuk melibatkan keluarga sebagai mitra dalam proses pembelajaran.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih mendukung perkembangan anak secara optimal.
Selain itu, kegiatan parenting menjadi sarana untuk memperkuat kesadaran bahwa pendidikan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari keluarga.
Bekal Pengasuhan di Era Perkembangan Teknologi

Perkembangan teknologi yang semakin cepat menjadi salah satu tantangan yang banyak dibahas dalam kegiatan parenting ini.
Orang tua dituntut untuk mampu mendampingi anak agar dapat memanfaatkan teknologi secara bijak tanpa mengabaikan interaksi dan komunikasi dalam keluarga.
Melalui materi yang disampaikan, peserta diajak memahami bahwa pendampingan yang efektif dapat dimulai dari membangun hubungan yang dekat dengan anak.
Kedekatan tersebut memungkinkan orang tua lebih mudah memahami kebutuhan, kesulitan, dan potensi yang dimiliki anak.
Kegiatan parenting yang digelar IGRA Kabupaten Sidoarjo ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi orang tua dan guru dalam menjalankan peran masing-masing.
Pengetahuan yang diperoleh selama kegiatan dapat menjadi dasar dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak secara positif.
Melalui sinergi antara keluarga dan sekolah, diharapkan anak-anak mendapatkan pendampingan yang lebih optimal untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Kegiatan Parenting IGRA Sidoarjo menjadi pengingat bahwa anak tidak membutuhkan sosok yang sempurna, tetapi membutuhkan kehadiran orang dewasa yang mau memahami, mendampingi, dan tumbuh bersama mereka. (Finnaja)
















