KKN Internasional

Menilik Program KKN Internasional 4 Mahasiswa Umsida di Malaysia

fpip.umsida.ac.id — Empat mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengikuti program KKN internasional di Malaysia yang berlangsung pada 13–18 April 2026.

Dalam program ini, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan pengabdian di beberapa lembaga pendidikan, mulai dari psikoedukasi, kegiatan lingkungan, hingga pembelajaran anak usia dini.

Hadirkan Psikoedukasi Mahasiswa Tahfidz di MSU

abdimas soal kelola stres pada mahasiswa di MSU 1, kkn internasional malaysia 2

Kegiatan utama KKN internasional Umsida yang pertama yakni Dymas Satriagung yang memiliki program psikoedukasi bertajuk “Stress Management and Achievement Motivation”.

Ia melakukan pengabdian ini dilaksanakan pada Rabu, (13/4/2026) di Management and Science University (MSU), Selangor, Malaysia.

Partisipan kegiatan ini merupakan mahasiswa tahfidz atau penghafal Al-Qur’an di MSU. Pemateri terdiri dari dua dosen Prodi Psikologi Umsida, yakni Ghozali Rusyid Affandi SPsi MA dan Zaki Nur Fahmawati MPsi Psikolog.

Dymas menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan dimulai dari pembagian pre-test, kemudian dilanjutkan dengan tahap pemahaman mengenai stres dan dampaknya.

“Peserta diajak mengenali apa itu stres, lalu dilanjutkan dengan strategi menghadapi stres melalui teknik 4A, hingga penyusunan tujuan menggunakan metode SMART,” ungkapnya.

Kegiatan ditutup dengan post-test sebagai evaluasi pemahaman peserta.

Kegiatan psikoedukasi ini juga diikuti oleh Dhia Kesuma Qatrunnada.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga dilengkapi dengan ice breaking berupa pijat ringan untuk membantu peserta lebih rileks sebelum mengikuti materi.

Program Aksi Lingkungan di Universiti Malaya

kkn internasional malaysia 2

Selain kegiatan psikoedukasi, mahasiswa KKN juga aktif di program International Volunteering Day melalui kegiatan TASIK Varsity di Universiti Malaya pada Rabu (15/04/2026).

Vanessa Mahestika Putri menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada gotong royong membersihkan lingkungan dan memilah sampah.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya kebersihan lingkungan karena di lingkungan tersebut banyak ditemui sampah yang disepelekan seperti sedotan dan plastik kecil.

Lihat Juga :  Pelepasan Mahasiswa KKN Kemitraan Internasional di Malaysia, Ini 3 Urgensinya

Vanessa juga menemukan beberapa sampah buah yang dibiarkan begitu saja.

“Kami diajak memilah sampah mana yang bisa didaur ulang dan mana yang tidak, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan peserta dari berbagai universitas, seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, Universiti Malaya, Universitas Muhammadiyah Purwokerto, hingga Cor Jesu College.

Kegiatan ini juga dilakukan secara berkelompok, sehingga membutuhkan koordinasi dan kerja sama yang baik antar anggota.

Menurutnya, pengalaman tersebut tidak hanya meningkatkan kepedulian lingkungan, tetapi juga memperluas relasi dan melatih kemampuan komunikasi dengan orang dari latar belakang yang berbeda.

“Meskipun ada perbedaan bahasa, justru itu menjadi pengalaman baru yang sangat berharga,” tambahnya.

Vanessa mengatakan bahwa meski kegiatan ini sederhana, tapi bisa memberikan dampak nyata dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan.

KKN Internasional Dukung Pembelajaran di Tadika

kkn internasional malaysia 2_11zon

Pada hari yang sama (15/4), mahasiswa KKN internasional Umsida juga melaksanakan kegiatan di Tadika Universiti Malaya (Tadika UM) dengan sasaran anak usia dini.

Ia adalah Fitrotun Nasichatur Rohmah menjelaskan bahwa kegiatan ini berfokus pada pembelajaran sensorimotorik melalui media clay.

“Program utama yang dijalankan dalam kegiatan ini yaitu bermain clay dengan berbagai macam pola bergambar yang digunakan untuk melatih sensorimotorik pada anak. Sehingga anak dapat bermain dan belajar dengan cara yang menyenangkan,” jelasnya.

Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan melakukan identifikasi permasalahan terlebih dahulu.

“Setelah itu, kami berdiskusi terkait program yang akan dilaksanakan sebagai solusi pembelajaran, baru kita implementasikan,” terang Sicha.

Menurutnya, kegiatan KKN internasional ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik saja, tapi juga memperluas wawasan mahasiswa di bidang sosial, lingkungan, dan pendidikan lintas negara.

Bertita Terkini

Alumni Insight Fortama FPSI 2026 Bagikan Pengalaman Kehidupan Kampus
September 22, 2026By
Go Green Kampus Warnai Fortama FPSI 2026
September 21, 2026By
Fortama 2026 FPSI UMSIDA Sambut 234 Mahasiswa Baru
September 18, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Umsida Perkuat Student Mobility dengan EAGI Kazakhstan
September 15, 2026By
PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Pemberangkatan PLP II 2026 FPSI Resmi Dilaksanakan
September 11, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Kolaborasi Laboran TP dan IPA Kembangkan Alat Pengering Gantung Bersistem Kontrol Suhu
August 20, 2026By