fpip.umsida.ac.id — FPIP Fair 2026 turut dimeriahkan dengan kegiatan bazar yang berlangsung pada Ahad, 31 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda pendukung yang menghadirkan suasana meriah, hangat, dan penuh kebersamaan di lingkungan Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan FPIP Umsida.
Bazar tersebut dikoordinatori oleh Nabila Wulyandini dengan menghadirkan 14 stand tenda yang menjual berbagai produk, mulai dari makanan, minuman, aksesoris, hingga layanan photobox.
Bazar Jadi Ruang Kreativitas Mahasiswa
Bazar FPIP Fair 2026 menjadi wadah bagi mahasiswa dan peserta untuk menampilkan kreativitas sekaligus menghidupkan suasana acara.
Sebanyak 14 stand tenda tersusun rapi dan diisi oleh berbagai tenant dengan jenis jualan yang beragam.
Ada stand yang menjual makanan ringan, makanan berat, minuman kekinian, aksesoris, kerajinan, hingga photobox yang menarik perhatian pengunjung.
Keberadaan bazar ini membuat FPIP Fair tidak hanya menjadi ajang perlombaan atau kegiatan seremonial, tetapi juga ruang interaksi antara panitia, peserta, mahasiswa, dan pengunjung.
Setiap stand memiliki daya tarik masing-masing, baik dari segi produk, tampilan, maupun cara tenant melayani pembeli.
Nabila Wulyandini selaku koordinator bazar menyampaikan bahwa kegiatan ini disiapkan untuk menambah semarak FPIP Fair sekaligus memberi ruang bagi pelaku usaha kecil untuk mengenalkan produknya.
“Bazar ini kami siapkan supaya FPIP Fair semakin hidup. Tidak hanya ada kegiatan utama, tetapi juga ada ruang bagi pengunjung untuk menikmati makanan, membeli aksesoris, dan berfoto di photobox,” ujar Nabila.
Hadirkan Makanan, Aksesoris dan Photobox
Beragam produk yang ditawarkan membuat bazar FPIP Fair 2026 ramai dikunjungi.
Stand makanan menjadi salah satu yang paling banyak diminati karena pengunjung dapat menikmati berbagai pilihan kuliner selama mengikuti rangkaian acara.
Selain itu, stand aksesoris juga menjadi daya tarik tersendiri, terutama bagi pengunjung yang ingin membeli barang unik sebagai kenang-kenangan.
Tidak hanya itu, kehadiran photobox juga menambah suasana ceria dalam kegiatan tersebut.
Banyak pengunjung memanfaatkan photobox untuk mengabadikan momen bersama teman, panitia, maupun peserta lain.
Hal ini menjadikan bazar tidak hanya sebagai tempat jual beli, tetapi juga sebagai ruang menciptakan pengalaman dan kenangan selama FPIP Fair berlangsung.
Menurut Nabila, keberagaman tenant sengaja dihadirkan agar bazar memiliki pilihan yang lengkap dan tidak monoton.
Dengan begitu, pengunjung bisa menikmati suasana acara dari berbagai sisi.
“Kami ingin bazar ini bisa dinikmati semua orang. Ada yang datang untuk membeli makanan, ada yang mencari aksesoris, dan ada juga yang ingin berfoto bersama teman-temannya,” tambahnya.
Perkuat Kebersamaan di FPIP Fair
Bazar FPIP Fair 2026 juga menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan.
Panitia tidak hanya berfokus pada kelancaran acara utama, tetapi juga berusaha menciptakan suasana yang nyaman bagi seluruh pengunjung. Keberadaan 14 stand bazar membuat area kegiatan terasa lebih hidup dan interaktif.
Melalui bazar ini, FPIP Fair 2026 menunjukkan bahwa kegiatan kampus dapat menjadi ruang kolaborasi yang menyenangkan.
Mahasiswa, tenant, dan pengunjung dapat saling bertemu, berinteraksi, serta mendukung kegiatan bersama.
Nabila berharap bazar ini dapat memberi kesan positif bagi semua pihak yang hadir. “Harapannya, bazar ini bisa menjadi bagian yang berkesan dari FPIP Fair. Semoga pengunjung senang, tenant juga terbantu, dan acara berjalan semakin meriah,” pungkasnya.
Penulis: Nabila Wulyandini















