Kuliah Umum Wijaba Buka Peluang Magang Mahasiswa FPSI

fpsi.umsida.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) menggelar Kuliah Umum dan Sosialisasi Magang Wijaba Batch 11 secara daring melalui Zoom Meeting pada Senin, 13 Juli 2026.

Kegiatan bertema Building Students’ Competitiveness: Competencies, Mindset, and Career Readiness for the Modern Industry tersebut diikuti oleh 214 mahasiswa, khususnya mahasiswa semester empat dan enam.

Acara yang dimulai pukul 12.30 WIB itu dipandu oleh Atiyatul Ulyani Naila sebagai moderator dan menghadirkan sejumlah pemateri yang membahas kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja modern.

FPSI Dorong Mahasiswa Menyiapkan Karier Sejak Kuliah

Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Dekan FPSI Umsida, Dr Septi Budi Sartika MPd, yang menekankan pentingnya mahasiswa memanfaatkan kesempatan pengembangan diri di luar kegiatan akademik.

Menurutnya, mahasiswa tidak cukup hanya mengandalkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga perlu memperluas pengalaman melalui organisasi, pelatihan, sertifikasi, magang, dan kegiatan pengembangan kompetensi lainnya.

Kuliah umum kemudian dilanjutkan dengan materi dari Wakil Dekan I FPSI Umsida, Dr Ida Rindaningsih MPd, yang membahas kompetensi, pola pikir, dan kesiapan mahasiswa memasuki dunia industri.

Ia menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya melihat nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan pengetahuan, keterampilan, sikap, pengalaman, portofolio, dan jaringan yang dimiliki pelamar.

“IPK membuka pintu wawancara, tetapi kompetensi dan pengalaman menentukan apakah Anda diterima,” tegasnya saat menjelaskan perbedaan antara pencapaian akademik dan kesiapan kerja.

Ida juga mengajak mahasiswa untuk mengevaluasi kebiasaan sehari-hari agar waktu yang dimiliki tidak habis untuk aktivitas yang kurang produktif.

“Rebahan bukan masalah, yang menjadi masalah adalah ketika rebahan lebih sering daripada belajar, berkarya, dan mengembangkan diri,” ujarnya.

Pengalaman dan Portofolio Menjadi Pembeda Mahasiswa

Dalam materinya, Ida membandingkan dua tipe mahasiswa yang memiliki kebiasaan dan kesiapan karier berbeda.

Mahasiswa pertama digambarkan hanya menjalani rutinitas kuliah, pulang, bermain media sosial, dan tidak memiliki pengalaman, sedangkan mahasiswa kedua aktif berorganisasi, mengikuti sertifikasi, magang, belajar teknologi, serta menyusun portofolio.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa perlu mulai membangun rekam jejak sejak masih berada di bangku perkuliahan.

Ia juga memperkenalkan rumus kemampuan kerja yang dicari industri, yaitu kombinasi antara pengetahuan, keterampilan, sikap, pengalaman, portofolio, dan jaringan profesional.

Pembahasan tersebut semakin relevan karena persaingan kerja terus meningkat, sementara lulusan perguruan tinggi tetap menghadapi risiko pengangguran apabila tidak memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Karena itu, mahasiswa didorong tidak sekadar mengejar gelar, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama, pemecahan masalah, penggunaan teknologi, dan kemampuan beradaptasi.

Wijaba Kenalkan Program Magang dan Kesiapan Industri

Sesi berikutnya disampaikan oleh Lin, anggota Wijaba sekaligus alumni Umsida, yang memperkenalkan Wijaba kepada para peserta.

Ia menjelaskan pengertian Wijaba, visi dan misi organisasi, serta perannya dalam membuka akses pengembangan kompetensi dan pengalaman kerja bagi mahasiswa.

Penjelasan kemudian dilanjutkan oleh Arif Darmawan selaku Indonesia Country Director Wijaba yang memaparkan Program Magang Wijaba Batch 11.

Arif membahas peluang yang dapat diperoleh mahasiswa melalui program magang, mulai dari pengalaman menghadapi lingkungan profesional, pengembangan kemampuan praktis, hingga pembentukan pola pikir kerja yang lebih matang.

Program tersebut diharapkan menjadi jembatan bagi mahasiswa untuk mengenali kebutuhan industri sebelum resmi memasuki dunia kerja setelah lulus.

Selain memberikan pengalaman, kegiatan magang juga dapat membantu mahasiswa membangun portofolio, memperluas jaringan, serta memahami standar komunikasi dan tanggung jawab dalam lingkungan profesional.

Kuliah umum dan sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab yang diikuti mahasiswa secara antusias.

Sejumlah mahasiswa menyampaikan pertanyaan mengenai proses pendaftaran, pelaksanaan magang, kompetensi yang harus dipersiapkan, serta manfaat Program Wijaba bagi pengembangan karier mereka.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Mahasiswa PPG Umsida Kenalkan Literasi Lingkungan melalui ECOFUN Bersama ACTION
October 13, 2026By
PBA Umsida Berkontribusi dalam Perumusan Kurikulum Nasional PPPBA 2026
October 9, 2026By
Mahasiswa PPG UMSIDA Hadirkan ECOFUN untuk Tumbuhkan Peduli Lingkungan
October 8, 2026By
Mahasiswa PPG Umsida Kenalkan Aquaponik Berbasis Energi Surya di Desa Wringinrejo
October 7, 2026By
Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
PBI UMSIDA Kenalkan Pesona Bromo kepada Mahasiswa Inbound Kazakhstan
October 5, 2026By
PBA UMSIDA Bahas Peran Guru Hadapi Transformasi AI di Konferensi Internasional
October 2, 2026By
PBA UMSIDA Perkuat Kurikulum melalui Rakernas PPPBA dan Konferensi Internasional
October 1, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By