Pembelajaran

EDUSPARK Umsida Perkuat Inovasi Pembelajaran Guru

fpsi.umsida.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) bersama SMP Muhammadiyah 10 Sidoarjo menggelar kegiatan EDUSPARK bertajuk “Menyalakan Inovasi, Menghidupkan Pembelajaran” pada Rabu (8/7/2026).

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kompetensi guru dalam menghadapi transformasi pendidikan, khususnya melalui pemahaman tentang pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran mendalam atau deep learning.

Dua dosen Program Studi Pendidikan IPA Umsida, yakni Dr. Ria Wulandari, S.Pd., M.Pd. dan Dr. Nolly Shofiyah, M.Sc., hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan tersebut.

Selain penyampaian materi, para guru juga mengikuti sesi review modul ajar sebagai bentuk implementasi langsung dari konsep pembelajaran yang telah dipelajari.

Ria Wulandari Ajak Guru Merancang Pembelajaran Berdiferensiasi

Pada sesi pertama, Dr. Ria Wulandari memaparkan pentingnya pembelajaran berdiferensiasi sebagai strategi untuk menjawab keberagaman karakteristik peserta didik di dalam kelas.

Menurutnya, guru tidak bisa lagi menggunakan satu pendekatan yang sama untuk semua siswa, karena setiap peserta didik memiliki kesiapan belajar, minat, gaya belajar, dan kemampuan yang berbeda.

Oleh karena itu, guru perlu melakukan pemetaan profil siswa sebelum menyusun strategi pembelajaran agar proses belajar menjadi lebih tepat sasaran dan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi.

“Setiap peserta didik memiliki cara belajar, minat, dan kemampuan yang berbeda. Oleh karena itu, guru perlu menghadirkan pembelajaran yang adaptif agar semua siswa memperoleh kesempatan belajar yang optimal,” jelas Dr. Ria Wulandari.

Dalam pemaparannya, ia juga mengenalkan berbagai strategi pembelajaran berdiferensiasi, seperti tiered tasks, learning stations, graphic organizer, choice grid, dan role cards.

Strategi tersebut dapat membantu guru menghadirkan proses belajar yang lebih fleksibel, aktif, dan sesuai dengan kebutuhan siswa tanpa mengubah tujuan pembelajaran yang ingin dicapai.

Dr. Ria juga menekankan bahwa diferensiasi tidak berarti guru harus membuat banyak materi yang berbeda secara rumit, melainkan menyesuaikan konten, proses, dan produk pembelajaran agar seluruh siswa dapat berkembang sesuai potensinya.

Materi ini kemudian diperkuat dengan contoh perangkat pembelajaran, pemetaan profil siswa, serta penyusunan modul ajar yang mengintegrasikan prinsip diferensiasi secara praktis.

Nolly Shofiyah Tekankan Pembelajaran Mendalam yang Bermakna

Pada sesi berikutnya, Dr. Nolly Shofiyah menyampaikan materi tentang pembelajaran mendalam atau deep learning sebagai pendekatan yang mendorong siswa memahami konsep secara utuh.

Ia menjelaskan bahwa pembelajaran mendalam tidak hanya menekankan hafalan atau pencapaian materi secara cepat, tetapi juga membangun pengalaman belajar yang bermakna, reflektif, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, pendekatan ini penting untuk memperkuat kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi peserta didik sesuai dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

“Pembelajaran mendalam mengajak guru menciptakan pengalaman belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan sehingga peserta didik tidak hanya menghafal, tetapi benar-benar memahami serta mampu menerapkan ilmu dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Dr. Nolly Shofiyah.

Ia juga menambahkan bahwa guru memiliki peran penting dalam merancang aktivitas belajar yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga mendorong siswa bertanya, berdiskusi, memecahkan masalah, dan melakukan refleksi terhadap proses belajarnya.

Setelah memperoleh dua materi utama tersebut, peserta mengikuti sesi review modul ajar untuk menelaah kembali perangkat pembelajaran yang telah disusun.

Dalam sesi ini, guru bersama pemateri mendiskusikan kesesuaian modul ajar dengan prinsip pembelajaran berdiferensiasi dan pembelajaran mendalam.

Diskusi berlangsung aktif karena para guru turut berbagi pengalaman mengenai tantangan pembelajaran di kelas.

mulai dari perbedaan kemampuan siswa hingga kebutuhan untuk membuat lebih menarik dan inklusif.

Melalui kegiatan EDUSPARK, Umsida berharap para guru tidak hanya memperoleh pemahaman konseptual, tetapi juga mampu menerapkannya secara nyata dalam praktik sehari-hari.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Umsida dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah, khususnya dalam menghadirkan pembelajaran yang aktif, adaptif, inklusif, dan bermakna bagi peserta didik.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

EDUSPARK Perkuat Asesmen Pembelajaran Mendalam Guru
July 10, 2026By
Edupark MIOSI Nyalakan Inovasi Pembelajaran Digital
July 8, 2026By
Anak Usia
PGPAUD Umsida Bahas Neurosains Anak Usia Dini
July 6, 2026By
Dosen FPSI Umsida Ikuti AIBC 2026 di Jakarta
July 3, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By
Studium Generale
Studium Generale PBI UMSIDA Bahas Digital Pedagogy dan Kunci Sukses Lulusan di Dunia Kerja
July 1, 2026By
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
June 30, 2026By
Mahasiswa PAI Umsida Raih Juara di UMSURA Pencak Silat
June 29, 2026By

Prestasi

Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
June 30, 2026By
Mahasiswa PAI Umsida Raih Juara di UMSURA Pencak Silat
June 29, 2026By
Pendidikan IPA
Pendidikan IPA Lolos PPK Ormawa Ekonomi Sirkular
June 3, 2026By
Brain Rot
FOCUSMIND AR Lolos PKM RSH Tawarkan Solusi Brain Rot Siswa
May 28, 2026By

Riset dan Inovasi

Grooming
Pencegahan dan Dampak Child Grooming dalam Kehidupan Sosial
February 24, 2026By
Psikologi Al-Fatihah
Pelatihan Psikologi Al-Fatihah oleh Tim Dosen Psikologi Umsida, Tingkatkan Layanan Guru BK SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo
August 20, 2025By
buku
Dosen PG Paud Ciptakan Buku Ajar, Musik Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini
February 5, 2025By