Studium Generale

Studium Generale PBI UMSIDA Bahas Digital Pedagogy dan Kunci Sukses Lulusan di Dunia Kerja

fpsi.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyelenggarakan Studium Generale bertema “Digital Pedagogy and English Language Teaching in the Workplace Era” pada Senin, 29 Juni 2026, di Gedung GKB 7 Lantai 6 Kampus 3 UMSIDA.

Kegiatan ini menjadi ruang akademik bagi mahasiswa untuk memahami perubahan pembelajaran bahasa Inggris di tengah perkembangan teknologi digital dan kebutuhan kompetensi global dunia kerja.

Studium Generale tersebut dihadiri mahasiswa, dosen, serta sivitas akademika UMSIDA.

Kegiatan ini menghadirkan tiga narasumber dari institusi berbeda, yaitu Dr. Dini Kurnia Irmawati, M.Pd. dari Universitas Brawijaya,

Rahmat Setiawan, S.S., M.A. dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dan Dr. Dian Rahma Santoso, M.Pd. dari Universitas Muhammadiyah Sidoarjo.

Melalui forum ini, mahasiswa diajak melihat bahwa penguasaan bahasa Inggris tidak lagi cukup dipahami sebagai kemampuan akademik semata.

Bahasa Inggris kini menjadi modal penting untuk memasuki dunia profesional yang menuntut komunikasi lintas budaya, adaptasi teknologi, kreativitas, dan kemampuan bekerja secara kolaboratif.

“Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris perlu memahami bahwa tantangan dunia kerja hari ini tidak hanya menuntut kemampuan berbahasa, tetapi juga kemampuan beradaptasi dengan teknologi dan perubahan sosial,” demikian pesan yang menguat dalam kegiatan tersebut.

Tiga Narasumber Studium Generale

Studium Generale

Pada sesi pertama, Dr. Dini Kurnia Irmawati, M.Pd. menyampaikan materi “English Competency: Your Gateway to Global Careers”.

Ia menegaskan bahwa kemampuan bahasa Inggris dapat menjadi pintu masuk menuju peluang karier global, terutama dalam bidang bisnis, hospitality, pariwisata, pendidikan, dan industri kreatif.

Menurutnya, mahasiswa perlu membangun kemampuan komunikasi aktif melalui latihan berkelanjutan, keberanian menggunakan bahasa Inggris dalam situasi nyata, serta paparan bahasa yang konsisten.

Penguasaan tata bahasa tetap penting, tetapi tidak boleh berhenti pada hafalan konsep.

“English competency is not only about grammar. It is about confidence, communication, and readiness to connect with the global world,” ujar Dr. Dini.

Sesi berikutnya diisi oleh Rahmat Setiawan, S.S., M.A. melalui materi “Imaginative Technology in English Language Teaching”.

Ia mengajak peserta memahami digital pedagogy secara lebih kreatif.

Teknologi tidak seharusnya diposisikan hanya sebagai alat bantu penyampaian materi

tetapi sebagai medium untuk menciptakan pengalaman belajar yang hidup, imajinatif, dan bermakna.

Rahmat menjelaskan bahwa pembelajaran bahasa Inggris di era digital perlu dirancang agar mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan berpikir kritis peserta didik.

Dengan pendekatan tersebut, teknologi dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran yang lebih kontekstual dan autentik.

“Technology will not automatically make learning meaningful. The teacher’s imagination and learning design are what make technology powerful in the classroom,” ungkap Rahmat.

Pada sesi penutup, Dr. Dian Rahma Santoso, M.Pd. membahas peran guru bahasa Inggris dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan dan dunia kerja.

Ia menjelaskan bahwa guru masa kini tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator, desainer pembelajaran, pengarah kolaborasi, sekaligus pembimbing karakter peserta didik.

Dr. Dian juga menyoroti perkembangan artificial intelligence atau AI dalam pembelajaran bahasa Inggris.

Menurutnya, AI dapat membantu guru menyusun materi, menerjemahkan teks, membuat evaluasi, hingga memperkaya sumber belajar. Namun, teknologi tetap memiliki batas.

AI can help teachers, but it cannot replace empathy, inspiration, character building, and human leadership in education,” jelas Dr. Dian.

“AI bisa membantu guru, tapi tidak bisa menggantikan empati, inspirasi, pembentukan karakter, dan kepemimpinan manusia dalam pendidikan,” jelas Dr. Dian.

Mahasiswa Didorong Menjadi Pendidik Adaptif
Studium Generale

Melalui Studium Generale ini, Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris UMSIDA menunjukkan komitmennya dalam mempersiapkan mahasiswa.

menjadi calon pendidik dan profesional bahasa Inggris yang adaptif. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari penguatan kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0.

Oleh karena itu, tantangan tersebut dijawab melalui integrasi penguasaan bahasa Inggris, keterampilan pedagogis, pemanfaatan teknologi digital, serta penguatan soft skills.

Dengan bekal tersebut, mahasiswa diharapkan tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan industri pendidikan dan dunia kerja global.

Di sisi lain, materi yang disampaikan oleh ketiga narasumber saling melengkapi. Dr. Dini menekankan pentingnya kompetensi bahasa Inggris sebagai pintu menuju karier global.

Selanjutnya, Rahmat Setiawan menegaskan pentingnya kreativitas dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi. Sementara itu, Dr. Dian mengingatkan bahwa pendidik tetap harus menjaga nilai kemanusiaan di tengah perkembangan AI.

Dengan demikian, Studium Generale ini diharapkan menjadi bekal awal bagi mahasiswa untuk terus belajar, membangun jejaring profesional, dan menciptakan inovasi pembelajaran yang relevan dengan perkembangan zaman.

Pada akhirnya, mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UMSIDA didorong menjadi calon pendidik yang tidak hanya cakap berbahasa, tetapi juga adaptif, inspiratif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.

Bertita Terkini

PLP Kelompok 68 UMSIDA Dorong Pemilahan Sampah di Kelurahan Blimbing
August 14, 2026By
KKN 21 Umsida Hidupkan Kelas Melalui PLP-KKN Terintergrasi
August 13, 2026By
Dr Yuli Kembangkan VR Bahasa Inggris Menuju Kurikulum 2027
August 12, 2026By
Dr Rahmania Lolos RIIM 11 lewat Inovasi Virtual Reality
August 11, 2026By
296 Peserta Ikuti Tes Substantif PPG Calon Guru di Umsida
August 10, 2026By
17 Mahasiswa FPSI Umsida Mulai PLP di MAMDA Paciran
August 7, 2026By
Mahasiswa PLP 68 dan Kelurahan Blimbing Bersiap Sambut PHBN
Mahasiswa PLP 68 dan Kelurahan Blimbing Bersiap Sambut PHBN
August 6, 2026By
PLP Luar Sekolah Umsida Kelompok 69 Resmi Dibuka di Kandangsemangkon
PLP Luar Sekolah Umsida Kelompok 69 Resmi Dibuka di Kandangsemangkon
August 4, 2026By

Prestasi

Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
June 30, 2026By
Mahasiswa PAI Umsida Raih Juara di UMSURA Pencak Silat
June 29, 2026By
Pendidikan IPA
Pendidikan IPA Lolos PPK Ormawa Ekonomi Sirkular
June 3, 2026By

Riset dan Inovasi

Dr Yuli Kembangkan VR Bahasa Inggris Menuju Kurikulum 2027
August 12, 2026By
Dr Rahmania Lolos RIIM 11 lewat Inovasi Virtual Reality
August 11, 2026By
Grooming
Pencegahan dan Dampak Child Grooming dalam Kehidupan Sosial
February 24, 2026By