Pendidikan IPA

Pendidikan IPA Umsida Ikuti Pelatihan PPK Ormawa 2026

fpsi.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) melalui Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA menjadi salah satu organisasi mahasiswa yang berhasil memperoleh pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Tahun 2026.

Keberhasilan tersebut menjadi langkah penting bagi mahasiswa Pendidikan IPA Umsida untuk memperluas peran pengabdian kepada masyarakat.

Tidak hanya bergerak dalam ruang akademik, mahasiswa juga didorong hadir langsung di tengah masyarakat melalui program yang terstruktur, berkelanjutan, dan sesuai dengan kebutuhan desa mitra.

Sebagai bentuk persiapan, Umsida menggelar kegiatan Pelepasan dan Pembekalan Tim Pelaksana PPK Ormawa 2026 pada Kamis (11/6/2026), di Ruang 704 Gedung Kuliah Bersama (GKB) 3 Kampus 1 Umsida.

Kegiatan ini diikuti oleh empat organisasi mahasiswa penerima pendanaan, yakni UKM Kewirausahaan, Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik, dan Himpunan Mahasiswa Agroteknologi.

Bagi Prodi Pendidikan IPA, keterlibatan dalam PPK Ormawa menjadi ruang strategis untuk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam merancang program berbasis keilmuan, kolaborasi, dan kepedulian sosial.

Mahasiswa tidak hanya dituntut memahami konsep pendidikan dan sains, tetapi juga mampu menerapkannya dalam bentuk program pengabdian yang relevan bagi masyarakat.

Pembekalan Teknis Menuju Abdidaya

PPK Ormawa Desa Wonosunyo

Kegiatan pembekalan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh tim pelaksana mengenai strategi implementasi program, tata kelola administrasi, pembagian tugas tim, pengelolaan pendanaan, serta kesiapan menuju Abdidaya Ormawa.

Ketua PIC PPK Ormawa Umsida 2026, Muhlasin Amrulloh SUd MPdI, menegaskan bahwa lolos pendanaan bukan akhir dari perjuangan mahasiswa.

Menurutnya, keberhasilan memperoleh pendanaan justru menjadi awal dari tanggung jawab besar untuk merealisasikan program yang telah dirancang.

“Kesempatan menuju Abdidaya Ormawa sudah terbuka lebar. Karena itu, setiap tim harus memiliki komitmen, konsistensi, dan semangat kolaborasi yang tinggi agar program yang dijalankan dapat mencapai hasil terbaik,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa setiap tim, termasuk Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA, perlu memahami tugas dan peran masing-masing anggota.

Pembagian kerja yang jelas dinilai menjadi kunci agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tidak berhenti pada perencanaan semata.

“Kedisiplinan, ketepatan membagi tugas, dan menjaga kekompakan selama melaksanakan abdimas,” terangnya.

Melalui pembekalan tersebut, mahasiswa Pendidikan IPA diharapkan mampu menjalankan program secara lebih matang.

Mereka perlu memastikan bahwa setiap tahapan kegiatan, mulai dari persiapan, pelaksanaan, evaluasi, hingga pelaporan, dapat dilakukan dengan tertib dan terukur.

Hal ini penting karena PPK Ormawa bukan sekadar kegiatan pengabdian biasa.

Program ini menuntut mahasiswa untuk mampu membaca persoalan masyarakat, menyusun solusi, melibatkan warga, serta menjaga keberlanjutan program setelah kegiatan utama selesai.

Kolaborasi dan Etika Jadi Kunci

pembekalan PPK Ormawa 1

Pada kesempatan yang sama, Wakil Rektor III Umsida Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr Nurdiansyah SPd MPd, memberikan motivasi kepada seluruh peserta agar menjaga kekompakan selama pelaksanaan program.

Ia menyampaikan bahwa dinamika dalam organisasi adalah bagian dari proses pembelajaran mahasiswa. Perbedaan pendapat, tantangan teknis, hingga kendala lapangan perlu dihadapi secara dewasa dan profesional.

“Tantangan maupun perbedaan pendapat yang mungkin terjadi selama program berlangsung bisa dijadikan sarana untuk meningkatkan kualitas diri, memperkuat komunikasi, dan membangun profesionalisme dalam bekerja sama,” tuturnya.

Pesan tersebut menjadi penting bagi mahasiswa Pendidikan IPA yang akan menjalankan program bersama masyarakat. Kemampuan akademik saja tidak cukup.

Mahasiswa juga harus memiliki etika komunikasi, sikap santun, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya dan kebiasaan masyarakat setempat.

Dr Nur juga mengingatkan seluruh mahasiswa agar selalu menjaga nama baik kampus selama berada di desa mitra.

Menurutnya, mahasiswa perlu menghargai adat istiadat, membangun hubungan baik dengan warga, dan menunjukkan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Umsida.

Melalui keterlibatan dalam PPK Ormawa 2026, Prodi Pendidikan IPA Umsida memiliki peluang untuk menunjukkan kontribusi nyata dalam pengabdian masyarakat.

Program ini sekaligus menjadi sarana pembelajaran lapangan bagi mahasiswa agar lebih peka terhadap persoalan sosial dan mampu menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan.

Dengan bekal pembekalan, pendampingan, serta semangat kolaborasi, Himpunan Mahasiswa Pendidikan IPA Umsida diharapkan dapat menjalankan program secara optimal, memberi dampak berkelanjutan bagi masyarakat, dan membuka peluang lebih besar untuk melangkah menuju Abdidaya Ormawa.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Pemberangkatan PLP II 2026 FPSI Resmi Dilaksanakan
September 11, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
FOCUSMIND-AR Latih Fokus Siswa di Tengah Fenomena Brain Rot
September 9, 2026By
FPSI UMSIDA Gelar Pembekalan PLP II bagi Mahasiswa
September 8, 2026By
Workshop Internasional Pendidikan Perubahan Iklim Bekali Mahasiswa Asistensi Mengajar PGSD
September 7, 2026By
PPG UMSIDA Gelar Bimtek Calon Penguji UKPPPG Gelombang 8
September 4, 2026By
Menuju Kazakhstan, Dua Mahasiswa UMSIDA Bawa Semangat Go Global
September 3, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Kolaborasi Laboran TP dan IPA Kembangkan Alat Pengering Gantung Bersistem Kontrol Suhu
August 20, 2026By
Dr Yuli Kembangkan VR Bahasa Inggris Menuju Kurikulum 2027
August 12, 2026By
Dr Rahmania Lolos RIIM 11 lewat Inovasi Virtual Reality
August 11, 2026By