fpsi.umsida.ac.id — Fakultas Pendidikan dan Studi Islam Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (FPSI Umsida) mengikuti kegiatan Synergy Prestasi di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Kamis (23/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bersama bagi mahasiswa Umsida untuk memahami strategi meraih prestasi, mengembangkan potensi, serta membangun jejaring dengan mahasiswa berprestasi dari UMM.
Sebanyak 34 mahasiswa Umsida mengikuti kegiatan yang dipusatkan di ruang rapat Wakil Rektor III, Gedung Student Center Lantai 1 UMM. Rombongan berangkat dari Kampus 1 Umsida menggunakan bus pariwisata dan mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi.
Belajar Strategi Mengembangkan Prestasi

Kegiatan diawali dengan registrasi dan persiapan peserta, kemudian dilanjutkan pembukaan oleh pihak UMM dan Umsida. Dalam agenda pembukaan, Umsida diwakili oleh Dr Eko Hardiansyah Mpsi.
Program utama dalam kegiatan ini adalah sesi berbagi strategi prestasi bersama Biro Kemahasiswaan UMM. Melalui sesi tersebut.
Mahasiswa mendapatkan gambaran mengenai langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk menemukan potensi, memilih bidang perlombaan, mempersiapkan kompetisi, dan menjaga konsistensi dalam mencapai target.
“Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti sebagai kunjungan kelembagaan. Mahasiswa harus membawa pulang pengetahuan, jaringan, dan rencana nyata untuk mengembangkan prestasinya,” ujar Dr Eko dalam draf pernyataannya.
Mahasiswa juga diingatkan bahwa prestasi bukan hanya berkaitan dengan memperoleh juara.
Keberanian mencoba, kemampuan bekerja dalam tim, kedisiplinan, dan kesediaan melakukan evaluasi merupakan bagian penting dari proses pengembangan diri.
Mahasiswa UMM Menjadi Mentor Peserta
Setelah sesi berbagi strategi, peserta mengikuti focus group discussion atau FGD yang mempertemukan mahasiswa Umsida dengan mahasiswa berprestasi UMM.
Dalam diskusi tersebut, mahasiswa UMM berperan sebagai mentor bagi peserta dari Umsida.
Diskusi membahas berbagai pengalaman dalam mengikuti perlombaan, mengelola waktu antara kegiatan akademik dan organisasi, mencari informasi kompetisi, menyusun karya, serta menghadapi kegagalan.
Salah satu peserta menilai interaksi langsung dengan mahasiswa berprestasi memberikan pemahaman yang lebih nyata dibandingkan hanya memperoleh penjelasan secara teoritis.
“Kami dapat mengetahui bahwa setiap prestasi memiliki proses yang panjang. Ada latihan, kegagalan, revisi, dan keberanian untuk mencoba kembali,” ungkap salah satu peserta dalam draf kutipannya.
FGD tersebut juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berkonsultasi mengenai kendala yang selama ini menghambat mereka mengikuti kompetisi.
Peserta diharapkan mampu menyusun langkah pengembangan diri berdasarkan minat dan kemampuan masing-masing.
Membangun Jejaring dan Semangat Kolaborasi
Selain mengikuti kegiatan akademik, rombongan juga dijadwalkan mengeksplorasi kawasan wisata dan kuliner Sengkaling serta Alun-Alun Batu.
Agenda tersebut dirancang untuk memperkuat kebersamaan antarpeserta setelah mengikuti sesi diskusi dan pendampingan.
Selama kegiatan, peserta diwajibkan mengenakan pakaian dinas harian organisasi mahasiswa masing-masing serta menjaga penampilan yang sopan dan rapi.
Panitia juga membagi tugas dalam bidang koordinasi, konsumsi, kelengkapan, dan dokumentasi.
Melalui Synergy Prestasi, FPSI Umsida berharap mahasiswa semakin aktif mencari peluang pengembangan diri. Kolaborasi dengan UMM diharapkan dapat melahirkan budaya akademik yang kompetitif, sehat, dan saling mendukung.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan bahwa pencapaian prestasi membutuhkan keberanian memulai, strategi yang terarah, pendampingan yang tepat, serta konsistensi dalam menjalani proses.
Penulis: Nabila Wulyandini

















