Tapak Suci

Di 15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025, Deisyah Amalia Rawethi Raih Medali Emas

fpip.umsida.ac.id — Prestasi membanggakan datang dari mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (PGSD FPIP Umsida), Deisyah Amalia Rawethi, yang berhasil meraih medali emas dalam ajang 15th Airlangga Championship Tapak Suci National Open 2025.

Kompetisi yang digelar di GOR Kampus C Universitas Airlangga pada 9-10 September 2025 ini menghadirkan sekitar 856 atlet dari berbagai daerah, mulai dari tingkat remaja hingga mahasiswa, dan menjadi panggung nasional bagi pesilat berbakat di Indonesia.

Persiapan dan Tantangan Menuju Emas

Tapak Suci

Deisyah Amalia Rawethi memulai persiapannya jauh sebelum kompetisi digelar. Dari sisi fisik, ia rutin melakukan latihan lari 12 menit, push-up, sit-up, serta latihan ringan untuk menjaga stamina.

Teknik bertanding, seperti menendang, memukul, visualisasi, dan sparing bersama teman-teman, menjadi fokus utama. Ia juga menekankan pentingnya persiapan mental untuk menghadapi tekanan di gelanggang.

Dalam wawancara, Deisyah menuturkan, “Kalau sisi teknik tentunya berlatih seperti menendang, memukul, visualisasi, bertanding. Selain itu juga sparing sama teman-teman. Kalau persiapan khusus, saya lebih fokus di pengendalian mental karena saya masih sering merasa nervous waktu di gelanggang. Sehingga waktu bertanding saya bisa lebih tenang dan percaya diri.”

Lihat Juga: Syihabudin Robbani Berjaya di Airlangga Championship Nasional Open 2025, Raih Dua Gelar Juara

Tantangan terbesar bagi Deisyah adalah statusnya sebagai atlet pemula. Pengalaman tanding yang terbatas sempat membuatnya ragu menghadapi lawan yang lebih berpengalaman. Namun, motivasi untuk membanggakan keluarga dan kampus mendorongnya untuk terus berlatih dan percaya diri.

“Motivasi terbesar saya tentunya ingin membanggakan orang tua dan membawa nama baik kampus di setiap kejuaraan,” ujarnya.

Jejak Karier dan Keikutsertaan di Tapak Suci Umsida

Tapak Suci

Deisyah pertama kali mengenal Tapak Suci ketika duduk di bangku SD melalui ekstrakurikuler di sekolahnya. Kecintaannya terhadap pencak silat sudah tumbuh sejak dini, meski sempat vakum selama SMP dan SMK karena keterbatasan fasilitas dan kegiatan ekstrakurikuler di sekolahnya.

Setelah diterima di Umsida, ia kembali aktif mengikuti latihan dengan bergabung di Organisasi Otonom (Ortom) Tapak Suci. Rutinitas latihan yang dijalani sangat disiplin, berlangsung di training center mulai dari Senin hingga Kamis malam, serta Sabtu dan Minggu sore untuk memperkuat fisik, teknik, dan mental.

Pengalaman pertama Deisyah turun gelanggang kompetisi terjadi pada ajang Malang Championship 5 pada Juli 2025. Dalam kesempatan tersebut, ia berhasil meraih juara harapan 1, sebuah prestasi awal yang sekaligus menjadi motivasi untuk terus mengasah kemampuan.

Deisyah mengungkapkan, “Pengalaman pertama di gelanggang membuat saya sadar bahwa latihan yang disiplin dan fokus mental sangat penting. Meski awalnya gugup, saya belajar banyak dari setiap gerakan dan strategi lawan.”

Keberhasilan ini menjadi titik balik bagi Deisyah untuk lebih serius menekuni pencak silat, meningkatkan latihan fisik dan teknik, serta mengatur strategi mental agar lebih percaya diri saat menghadapi lawan yang lebih berpengalaman.

Lihat Juga: Deisyah Amalia Rawethi Raih Medali Perak, Buktikan Kemampuan di Ajang Nasional

Perjalanan kariernya berlanjut pada Kanjuruhan Fighter Competition pada Agustus 2025, di mana Deisyah berhasil menorehkan prestasi lebih tinggi dengan meraih juara kedua. Pengalaman tersebut memberikan sensasi berbeda karena atmosfer gelanggang yang lebih kompetitif dan menegangkan.

“Pengalaman itu membuat saya merasakan gairah dan gemuruh atmosfer gelanggang. Dari sanalah muncul tekad saya untuk lebih serius menekuni Tapak Suci,” ujarnya.

Keberhasilan ini menjadi modal berharga, tidak hanya bagi pencapaian individu, tetapi juga sebagai inspirasi bagi mahasiswa lain di Umsida yang ingin menekuni prestasi olahraga secara profesional.

Dukungan dan Harapan ke Depan

Tapak Suci

Keberhasilan meraih medali emas di Airlangga Championship menjadi puncak dari konsistensi latihan dan keberanian mencari pengalaman bertanding. Dukungan dari pihak kampus, termasuk pembina Ortom Tapak Suci, pelatih, teman, serta keluarga, menjadi faktor kunci bagi Deisyah untuk mencapai prestasi ini.

“Prestasi ini tentu tidak lepas dari peran besar kampus, Tapak Suci Umsida dan para pelatih yang senantiasa memberikan pembinaan dan diri bagi saya. Dukungan dari keluarga, teman, dan pelatih semakin menguatkan motivasi saya untuk terus menorehkan prestasi dan berusaha melangkah ke level yang lebih tinggi,” tuturnya.

Deisyah menargetkan kompetisi berikutnya, Pomprov, sebagai ajang penting untuk mengukur kemampuan di tingkat provinsi sekaligus menambah pengalaman tanding.

Prestasi ini juga membuka peluang bagi Deisyah untuk menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain, menunjukkan bahwa kombinasi disiplin, latihan konsisten, dan semangat pantang menyerah merupakan kunci meraih prestasi olahraga yang membanggakan.

Penulis: Mutafarida

Bertita Terkini

Green Campus menjadi simbol awal pergerakan organisasi mahasiswa Fakultas Pendidikan dan Studi Islam UMSIDA
Organisasi Mahasiswa FPSI UMSIDA Resmi Dilantik, Green Campus Jadi Simbol Awal Pergerakan
November 6, 2026By
FPSI UMSIDA mendukung program Bahasa Inggris Wajib SD yang akan diterapkan secara nasional mulai tahun ajaran 2027/2028.
Bahasa Inggris Wajib SD, FPSI UMSIDA Hadiri Penandatanganan Kerja Sama Kemendikdasmen
November 6, 2026By
Workshop MGMP Pendidikan Pancasila menjadi wadah pengembangan kompetensi bagi guru Pendidikan Pancasila SMP negeri dan swasta
Workshop MGMP Pendidikan Pancasila Dorong Integrasi STEM dalam Pembelajaran
November 5, 2026By
Amarta Karya menjadi ajang bagi mahasiswa PPG Calon Guru untuk menampilkan hasil proyek kepemimpinan dan berbagai karya inovatif
Amarta Karya Tampilkan Inovasi Mahasiswa PPG UMSIDA dalam Gelar Karya 2026
November 3, 2026By
wisudawan berprestasi torehkan prestasi dalam cabang olahraga jujutsu hingga mengantarkannya menjadi salah satu wisudawan berprestasi FPSI.
Wisudawan Berprestasi FPSI Raih Prestasi Jujutsu Lewat Konsistensi dan Disiplin
November 2, 2026By
Parenting IGRA Sidoarjo menjadi wadah bagi orang tua dan guru untuk memperkuat pemahaman tentang pentingnya pendampingan
Orang Tua dan Guru Hebat Jadi Fokus Parenting PG PAUD UMSIDA dan IGRA
October 31, 2026By
Wisuda Sarjana PGSD menjadi momen penting bagi peserta Program Pemenuhan Kualifikasi Akademik Sarjana Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Wisuda Sarjana PGSD Tandai Peningkatan Kualifikasi Guru
October 31, 2026By
pembelajaran IPA menjadi salah satu fokus kegiatan mahasiswa selama pelaksanaan PLP 2 di SMP Negeri 3 Sidoarjo.
Pembelajaran IPA Interaktif Warnai PLP 2 Mahasiswa UMSIDA di SMPN 3 Sidoarjo
October 30, 2026By

Prestasi

wisudawan berprestasi torehkan prestasi dalam cabang olahraga jujutsu hingga mengantarkannya menjadi salah satu wisudawan berprestasi FPSI.
Wisudawan Berprestasi FPSI Raih Prestasi Jujutsu Lewat Konsistensi dan Disiplin
November 2, 2026By
Laila Al Ramadhani salah satu wisudawan terbaik berkat dedikasi dan konsistensinya selama menempuh pendidikan di bangku perkuliahan.
Wisudawan Terbaik FPSI: Laila Al Ramadhani Raih Apresiasi Lewat Konsistensi
October 28, 2026By
capaian membanggakan yang diraih oleh Suhaillah Himatul Uliya wisudawan terbaik pada periode wisuda tahun ini.
Wisudawan Terbaik FPSI UMSIDA, Sela Utamakan Proses dan Disiplin
October 27, 2026By
PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By