Hizbul Wathan

PGSD Umsida Gelar Jaya Melati Hizbul Wathan

fpsi.umsida.ac.id — Program Studi PGSD Semester 6 Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan kegiatan Jaya Melati Hizbul Wathan pada 3–7 Juni 2026 di Kampus 3 Umsida.

Kegiatan ini diikuti oleh mahasiswa sebagai bagian dari upaya pembentukan calon pembina Hizbul Wathan yang memiliki kompetensi, keterampilan, dan jiwa kepemimpinan yang baik.

Kegiatan Jaya Melati merupakan salah satu pelatihan dasar bagi calon pembina Hizbul Wathan.

Selama lima hari pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai materi dan pengalaman yang dirancang untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam membina peserta didik sesuai dengan nilai-nilai Islam dan Muhammadiyah.

Salah satu peserta, Ikmal, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membentuk dan meningkatkan kompetensi calon pembina Hizbul Wathan.

“Kegiatan ini bertujuan membentuk dan meningkatkan kompetensi calon pembina Hizbul Wathan agar memiliki pengetahuan, keterampilan, serta sikap kepemimpinan yang baik dalam membina peserta didik,” ujarnya.

Menurutnya, kebutuhan akan pembina yang kompeten menjadi alasan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Pembina memiliki peran penting dalam mendukung pelaksanaan pendidikan kepanduan yang efektif, menarik, dan mampu menanamkan nilai-nilai keislaman kepada peserta didik.

Oleh karena itu, pelatihan seperti Jaya Melati dinilai sangat penting untuk mempersiapkan calon pembina yang berkualitas dan bertanggung jawab.

Rangkaian Kegiatan dan Tantangan Pelaksanaan

Hizbul Wathan

Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti berbagai agenda yang telah disusun oleh panitia dan pembina.

Rangkaian kegiatan meliputi pembukaan, penyampaian materi kepanduan Hizbul Wathan, diskusi dan forum terbuka, praktik lapangan, kegiatan kelompok, evaluasi, hingga penutupan.

Melalui berbagai sesi tersebut, peserta tidak hanya menerima materi secara teoritis, tetapi juga diberi kesempatan untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh melalui praktik dan kerja sama kelompok.

Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran yang mendorong peserta untuk lebih aktif, disiplin, serta mampu bekerja sama dalam tim.

Di balik kelancaran pelaksanaan kegiatan, panitia juga menghadapi beberapa tantangan.

Salah satu panitia, Zakhfa, mengungkapkan bahwa koordinasi pada tahap awal masih perlu ditingkatkan.

“Pada saat persiapan tidak ada briefing dengan pembina, kecuali saat technical meeting. Jadi saya dan teman-teman panitia lainnya sempat bingung untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan peserta,” jelasnya.

Meski demikian, panitia tetap berupaya menjalankan tugas dengan baik melalui komunikasi dan koordinasi bersama para pembina.

Dalam kegiatan ini, pembina yang terlibat antara lain Ramanda Gunawan, Ramanda Abidin, dan Ibunda Ifa. Persiapan kegiatan sendiri telah dimulai sejak pertengahan April 2026, tepatnya pada 13 April 2026.

Zakhfa juga menjelaskan bahwa perancangan kepanitiaan diawali oleh Bapak Arifin Mado, S.Pd., M.Pd., yang kemudian dilanjutkan bersama beberapa pembina untuk mematangkan konsep dan teknis kegiatan.

Ketika menghadapi peserta yang kurang kondusif selama pelaksanaan, panitia berupaya menyelesaikannya melalui komunikasi dengan pembina yang bertugas mengoordinasikan peserta.

Memberikan Pengalaman Berharga bagi Peserta

Hizbul Wathan

Kegiatan Jaya Melati memberikan berbagai manfaat bagi peserta.

Selain memperoleh pengetahuan baru mengenai Hizbul Wathan, peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan kepemimpinan, komunikasi, dan kemampuan mengelola kegiatan kepanduan.

Ikmal mengaku memperoleh banyak pengalaman berharga selama mengikuti pelatihan tersebut.

“Saya mendapatkan tambahan wawasan tentang Hizbul Wathan, meningkatkan keterampilan kepemimpinan dan komunikasi, serta memperoleh pengalaman dalam merancang dan melaksanakan kegiatan kepanduan,” katanya.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi wadah untuk memperluas relasi antarmahasiswa.

Interaksi yang terjalin selama lima hari pelaksanaan membuat peserta dapat mengenal teman-teman baru dari berbagai kelas dan latar belakang yang berbeda.

“Kesan saya selama mengikuti kegiatan ini sangat baik dan berkesan. Saya memperoleh banyak ilmu baru, teman baru, serta pengalaman yang bermanfaat untuk menjadi pembina yang lebih siap dan bertanggung jawab,” tambah Ikmal.

Baik peserta maupun panitia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan pengembangan materi yang lebih inovatif dan porsi praktik yang lebih banyak.

Zakhfa berharap seluruh peserta mampu menerapkan ilmu yang telah diberikan selama pelatihan.

“Kami harapkan peserta dapat menerapkan pelatihan yang sudah diberikan pembina dalam kegiatan kepanduan maupun kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Melalui kegiatan Jaya Melati Hizbul Wathan ini, FPSI Umsida menunjukkan komitmennya dalam mencetak calon pembina yang tidak hanya memiliki kompetensi kepanduan, tetapi juga karakter kepemimpinan yang kuat, sehingga mampu berkontribusi dalam pengembangan generasi muda yang berakhlak, disiplin, dan berjiwa Muhammadiyah.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Resmi Raih Gelar Doktor, Dosen FPSI Umsida Gagas Bahan Ajar Interaktif
October 24, 2026By
Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Umsida turut ambil bagian secara aktif dalam merumuskan arah pengembangan kurikulum nasional
PBA UMSIDA Turut Merumuskan Arah Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dalam Forum Nasional PPPBA 2026
October 23, 2026By
Sinergi Integritas dan Digitalisasi: Sekretaris Dikbud Sidoarjo Bekali Calon Lulusan FPSI Umsida di Yudisium II
October 22, 2026By
465 Mahasiswa FPSI Umsida Jalani Yudisium II, Siap Menenun Masa Depan
October 21, 2026By
Akademisi Umsida Dr. Anita Puji Astutik Dikukuhkan sebagai Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo
October 21, 2026By
IMM Al-Khawarizmi Gelar Temu Cakader
October 20, 2026By
Mahasiswa PPG Umsida Ajak Warga Olah Limbah Rumah Tangga melalui SELARAS
October 19, 2026By
Mahasiswa PLP II Umsida: “Menjadi Guru Adalah Panggilan yang Layak Diperjuangkan”
October 18, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By