fpsi.umsida.ac.id — Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Tes Substantif Peserta Calon Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, yakni 3–5 Agustus 2026, bertempat di Laboratorium Multimedia Kampus 3 Umsida.
Sebanyak 296 peserta mengikuti tes substantif tersebut. Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan, peserta dibagi ke dalam dua sesi setiap harinya, yakni sesi pagi dan sesi siang. Pembagian ini dilakukan agar proses ujian berjalan tertib serta penggunaan fasilitas laboratorium dapat dilakukan secara optimal.
Sebelum memasuki ruang ujian, peserta terlebih dahulu mengikuti sejumlah tahapan administrasi. Panitia melakukan pengecekan kehadiran melalui absensi sekaligus memverifikasi data diri peserta guna memastikan kesesuaian identitas dengan data yang telah terdaftar.
Setelah seluruh peserta berada di dalam ruang ujian, pengawas membacakan tata tertib dan ketentuan yang harus dipatuhi selama tes berlangsung. Peserta juga diberikan kesempatan untuk berdoa sesuai agama dan kepercayaan masing-masing sebelum menunggu waktu resmi dimulainya ujian.
Rangkaian prosedur tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, serta memastikan seluruh peserta memperoleh kondisi ujian yang sama.
Peserta Jalani Tes dengan Tertib
Selama pelaksanaan tes, peserta mengikuti seluruh tahapan sesuai arahan pengawas dan panitia. Mereka diminta mempersiapkan diri sebelum sistem ujian dibuka pada waktu yang telah ditentukan.
Salah satu peserta adalah Rilla Nanda, alumni Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Umsida. Keikutsertaannya dalam tes substantif menjadi bagian dari proses yang harus ditempuh untuk melanjutkan tahapan seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026.
Rilla menilai proses pelaksanaan tes di Umsida berjalan terarah karena peserta mendapatkan informasi dan arahan sejak sebelum memasuki ruang ujian hingga tes selesai.
“Pelaksanaannya cukup tertib dan terarah. Sebelum ujian kami diarahkan untuk absensi dan pengecekan identitas terlebih dahulu. Saat masuk ruangan, pengawas juga menjelaskan peraturan dengan jelas sehingga kami bisa lebih fokus ketika mengerjakan tes,” ujar Rilla.
Sebagai alumni PGSD Umsida, mengikuti tes di lingkungan kampus juga memberikan kesan tersendiri baginya. Ia berharap tahapan tersebut dapat menjadi langkah untuk melanjutkan proses menuju profesi guru sekaligus meningkatkan kesiapan sebagai calon pendidik.
“Semoga hasilnya nanti menjadi yang terbaik. Bagi saya, mengikuti proses ini juga menjadi kesempatan untuk mengukur kesiapan sekaligus terus belajar agar nantinya bisa menjadi guru yang profesional,” tambahnya.
Peserta Isi Survei Kepuasan Setelah Ujian
Setelah menyelesaikan seluruh soal tes substantif, peserta belum langsung meninggalkan lokasi. Mereka terlebih dahulu diminta mengisi kuesioner survei kepuasan peserta sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan.
Survei tersebut menjadi sarana untuk memperoleh tanggapan peserta mengenai pelaksanaan tes, mulai dari pelayanan panitia, kesiapan fasilitas, prosedur pelaksanaan, hingga kenyamanan selama mengikuti ujian.
Pelaksanaan tes selama 3–5 Agustus 2026 berlangsung dengan pengaturan dua sesi untuk mengakomodasi seluruh 296 peserta. Mulai dari pemeriksaan identitas, penyampaian tata tertib, doa sebelum ujian, pelaksanaan tes hingga pengisian survei dilakukan secara berurutan.
Melalui pelaksanaan tes substantif PPG Calon Guru Tahun 2026 tersebut, para peserta diharapkan dapat mengikuti setiap tahapan seleksi dengan optimal. Proses ini sekaligus menjadi bagian penting dalam mempersiapkan calon guru yang memiliki kompetensi, kesiapan profesional, dan komitmen untuk berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.
Penulis: Nabila Wulyandini


















