fpsi.umsida.ac.id — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI), Fakultas Pendidikan dan Studi Islam (FPSI), UMSIDA mengajak dua mahasiswa inbound asal Kazakhstan, Raim Balzhan dan Altyn Bakhittova, mengenal salah satu destinasi wisata ikonik Jawa Timur, Gunung Bromo, pada Sabtu (3/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari pendampingan mahasiswa inbound sekaligus upaya memperkenalkan kekayaan alam dan budaya Indonesia.
Raim dan Altyn merupakan mahasiswa dari EAGI Kazakhstan yang sedang mengikuti program exchange di UMSIDA. Dalam perjalanan tersebut, keduanya didampingi Kaprodi PBI Dr. Fika Megawati, M.Pd., dosen pendamping lapangan Sheila Agustina, S.S., M.Pd., serta Kepala DBKUI Niko Fediyanto, S.S., M.A.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mahasiswa inbound tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik di kampus, tetapi juga mengenal Indonesia secara langsung melalui alam, budaya, dan kehidupan masyarakatnya,” ujar Dr. Fika Megawati.
Menikmati Panorama Bromo dari Seruni Point
Perjalanan diawali dengan kunjungan ke Seruni Point, salah satu lokasi yang menawarkan panorama pegunungan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Dari titik tersebut, Raim dan Altyn dapat melihat bentang alam Bromo sekaligus menikmati suasana pegunungan yang berbeda dengan lingkungan tempat mereka berasal.
Kunjungan ini menjadi pengalaman tersendiri bagi kedua mahasiswa asal Kazakhstan tersebut. Mereka tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga berinteraksi dengan para pendamping selama perjalanan.
“Bagi mahasiswa internasional, pengalaman seperti ini penting karena mereka bisa melihat secara langsung bagaimana kondisi alam dan kehidupan masyarakat di Indonesia. Jadi, pembelajaran tidak hanya terjadi di dalam kelas,” jelas Sheila Agustina.
Pendampingan juga dilakukan untuk membantu mahasiswa inbound berkomunikasi dan mengikuti seluruh rangkaian perjalanan dengan nyaman. Suasana kebersamaan antara mahasiswa internasional, dosen, pimpinan program studi, dan mahasiswa PBI membuat perjalanan berlangsung lebih interaktif.
Menjelajah Kawah, Bukit Teletubis, hingga Pasir Berbisik

Setelah menikmati panorama dari Seruni Point, rombongan melanjutkan perjalanan menuju Kawah Bromo. Di lokasi tersebut, Raim dan Altyn dapat melihat secara langsung lanskap vulkanik yang menjadi salah satu karakter khas kawasan Bromo.
Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Bukit Teletubis. Hamparan perbukitan hijau memberikan suasana berbeda dibandingkan kawasan kawah. Rangkaian perjalanan tersebut kemudian ditutup dengan kunjungan ke Pasir Berbisik yang memiliki hamparan pasir luas dan menjadi salah satu lanskap khas Bromo.
Keempat destinasi tersebut, yakni Seruni Point, Kawah Bromo, Bukit Teletubis, dan Pasir Berbisik, memberikan pengalaman yang beragam bagi mahasiswa inbound dalam mengenal kekayaan alam Jawa Timur.
“Kami berharap pengalaman ini bisa menjadi salah satu kenangan positif selama mereka mengikuti program exchange di UMSIDA. Mereka tidak hanya mengenal kampus, tetapi juga bisa membawa cerita tentang Indonesia ketika kembali ke Kazakhstan,” tutur Niko Fediyanto.
Kegiatan ini turut melibatkan Ketua dan Wakil Ketua Program Studi PBI, Dosen Wali PBI Semester 5, serta dua mahasiswa PBI Semester 5 sebagai liaison officer (LO). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan mahasiswa inbound mendapatkan pendampingan selama mengikuti kegiatan di luar kampus.
Melalui kegiatan tersebut, PBI UMSIDA berupaya memperluas pengalaman belajar mahasiswa internasional dengan menghubungkan kegiatan akademik, budaya, lingkungan, dan interaksi sosial. Pengenalan Gunung Bromo diharapkan dapat memberikan gambaran langsung mengenai keberagaman destinasi yang dimiliki Indonesia sekaligus meninggalkan kesan positif bagi Raim Balzhan dan Altyn Bakhittova selama menjalani program exchange di UMSIDA.


















