fpsi.umsida.ac.id — Kelompok 68 Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) menyerahkan fasilitas tempat sampah terpilah kepada Pemerintah Kelurahan Blimbing, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Senin (10/8/2026). Penyerahan dilakukan sekitar pukul 10.00 dan diterima langsung oleh pihak kelurahan.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja bertajuk “Pilah Itu Mudah! Pengadaan Tempat Sampah Terpilah sebagai Upaya Pengelolaan Sampah Rumah Tangga.” Program ini diarahkan untuk mendukung kebiasaan masyarakat dalam memilah sampah sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.
Fasilitas yang diberikan terdiri atas tempat sampah untuk dua jenis sampah, yakni organik dan anorganik. Sebelum diserahkan, seluruh fasilitas telah dipersiapkan oleh mahasiswa sehari sebelumnya agar dapat langsung dimanfaatkan oleh pihak kelurahan dan masyarakat.
Berawal dari Kebutuhan Lingkungan
Program pengadaan tempat sampah terpilah disusun setelah mahasiswa melakukan observasi dan koordinasi bersama Pemerintah Kelurahan Blimbing. Dari proses tersebut, kelompok menemukan bahwa ketersediaan fasilitas pemilahan sampah masih terbatas.
Kondisi itu membuat masyarakat belum memiliki sarana yang cukup untuk membiasakan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Padahal, pemisahan antara sampah organik dan anorganik menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kelompok 68 PLP UMSIDA kemudian menjadikan kebutuhan tersebut sebagai dasar pelaksanaan program. Mahasiswa tidak hanya ingin menyampaikan edukasi mengenai pemilahan sampah, tetapi juga menyediakan sarana yang dapat digunakan secara langsung.
Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu masyarakat mengenali jenis sampah sebelum membuangnya. Dengan demikian, pemahaman mengenai pengelolaan sampah dapat diterapkan melalui kebiasaan nyata, bukan hanya berhenti pada pengetahuan.
Kelurahan Apresiasi Program Mahasiswa
Penyerahan tempat sampah dilakukan kepada Pemerintah Kelurahan Blimbing dan disaksikan kepala kelurahan beserta sejumlah staf. Pemerintah kelurahan menyambut positif kontribusi mahasiswa dalam mendukung kebersihan lingkungan.
Kepala Kelurahan Blimbing, Sanusi, menyampaikan bahwa fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat membangun kebiasaan memilah sampah.
“Kami mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok 68 PLP. Adanya tempat sampah terpilah ini diharapkan dapat membantu masyarakat membiasakan diri membedakan sampah organik dan anorganik serta menjaga kebersihan lingkungan Kelurahan Blimbing,” ujar Sanusi.
Dukungan pemerintah kelurahan menjadi bagian penting agar fasilitas yang diberikan dapat digunakan secara berkelanjutan. Tempat sampah tersebut juga diharapkan menjadi pengingat visual bagi masyarakat untuk membuang sampah sesuai jenisnya.
Dorong Kebiasaan Memilah Sampah
Melalui program Pilah Itu Mudah!, Kelompok 68 PLP UMSIDA ingin mendorong perubahan kebiasaan sederhana dalam pengelolaan sampah rumah tangga. Pemilahan sejak awal dapat membantu masyarakat lebih mengenali sampah yang masih dapat dimanfaatkan dan sampah yang membutuhkan penanganan berbeda.
Mahasiswa juga berharap keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya menjadi simbol kegiatan selama PLP berlangsung. Sarana yang diserahkan diharapkan terus digunakan dan menjadi bagian dari budaya menjaga kebersihan di Kelurahan Blimbing.
Program ini sekaligus memperkuat kerja sama antara mahasiswa dan pemerintah kelurahan dalam menjawab kebutuhan lingkungan setempat. Kehadiran mahasiswa tidak hanya berfokus pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga diarahkan pada kontribusi yang dapat digunakan masyarakat setelah program selesai.
Melalui langkah sederhana berupa penyediaan tempat sampah terpilah, Kelompok 68 PLP UMSIDA berupaya menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus mendorong pengelolaan sampah yang lebih tertib dan berkelanjutan.
Penulis: Indana Nur Ahadiyah
















