fpsi.umsida.ac.id — Mahasiswa Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 2 Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) kelompok mandiri menghadirkan inovasi pembelajaran Bahasa Inggris melalui pendekatan deep learning di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong, Sidoarjo.
Kegiatan yang dilaksanakan di kelas X unggulan tersebut bertujuan menciptakan suasana belajar yang lebih interaktif, menyenangkan, dan sesuai dengan karakteristik peserta didik.
Kelas tersebut memiliki siswa dengan berbagai prestasi dan potensi di bidang non-akademik. Namun, kemampuan serta ketertarikan mereka terhadap pembelajaran Bahasa Inggris masih beragam.
Kondisi ini mendorong mahasiswa PLP 2 Umsida untuk menerapkan metode pembelajaran yang tidak hanya menekankan penguasaan materi, tetapi juga membangun keberanian dan keterlibatan aktif siswa.
Mengembangkan Potensi Siswa melalui Pembelajaran Interaktif
Mahasiswa PLP 2 Umsida menerapkan pendekatan deep learning dengan mengintegrasikan berbagai aktivitas interaktif ke dalam pembelajaran Bahasa Inggris.
Salah satu strategi yang digunakan adalah pembelajaran berbasis permainan atau game-based learning. Melalui kegiatan tersebut, siswa diajak bekerja sama dalam kelompok, berdiskusi, dan menyelesaikan tantangan menggunakan Bahasa Inggris.
Pendekatan ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan keterampilan komunikasi sekaligus memanfaatkan potensi yang dimiliki dalam bidang non-akademik.
Adinda, mahasiswa PLP 2 Umsida, menjelaskan bahwa pembelajaran dirancang agar siswa tidak merasa terbebani oleh kemampuan Bahasa Inggris yang masih terbatas.
“Tujuannya bukan membuat siswa langsung mahir berbahasa Inggris, tetapi membangun keberanian mereka untuk mencoba terlebih dahulu. Ketika mereka merasa nyaman dan menikmati prosesnya, mereka akan lebih mudah terlibat dalam pembelajaran,” ujar Adinda.
Menurutnya, keberanian mencoba menjadi langkah awal yang penting sebelum siswa mampu menguasai keterampilan berbahasa secara lebih mendalam.
Aktivitas permainan juga memberikan ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan bekerja sama, kreativitas, serta keberanian dalam mengambil keputusan.
Deep Learning Dorong Keberanian dan Pemahaman Siswa

Penerapan deep learning dalam pembelajaran Bahasa Inggris tidak hanya berorientasi pada kemampuan menghafal kosakata atau memahami struktur kalimat.
Mahasiswa PLP 2 Umsida berupaya mengajak siswa memahami materi melalui pengalaman belajar yang relevan dengan kehidupan mereka.
Dalam prosesnya, siswa diberikan kesempatan untuk menjawab pertanyaan, mengemukakan pendapat, dan berdiskusi tanpa harus merasa takut melakukan kesalahan.
Kesalahan pengucapan maupun penyusunan kalimat dipandang sebagai bagian dari proses pembelajaran yang perlu mendapatkan pendampingan.
Melalui pendekatan tersebut, pembelajaran diharapkan mampu meningkatkan rasa percaya diri siswa secara bertahap.
Selain itu, metode interaktif memungkinkan siswa yang memiliki keunggulan dalam bidang olahraga, seni, maupun organisasi untuk tetap menunjukkan potensinya selama kegiatan berlangsung.
Pengalaman ini sekaligus memberikan pembelajaran bagi mahasiswa PLP 2 Umsida mengenai pentingnya memahami karakteristik peserta didik sebelum menentukan strategi pembelajaran.
Mahasiswa Umsida Hadirkan Pembelajaran yang Bermakna
Pelaksanaan PLP 2 di SMA Kemala Bhayangkari 3 Porong menjadi kesempatan bagi mahasiswa Umsida untuk mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan mengajar secara langsung.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai penyampai materi, tetapi juga sebagai fasilitator yang mendorong keterlibatan aktif siswa.
Pembelajaran Bahasa Inggris yang dikemas melalui permainan menunjukkan bahwa proses belajar dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan potensi peserta didik.
Pendekatan tersebut juga menjadi upaya untuk membangun lingkungan belajar yang inklusif, sehingga siswa dengan kemampuan akademik berbeda tetap memperoleh kesempatan berkembang.
Bagi mahasiswa PLP 2 Umsida, pengalaman tersebut memperkuat pemahaman bahwa keberhasilan pembelajaran tidak hanya diukur melalui hasil akademik, tetapi juga melalui proses dan perkembangan siswa.
Melalui penerapan deep learning, mahasiswa berharap pembelajaran Bahasa Inggris dapat menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan, bermakna, dan mampu meningkatkan motivasi belajar.
Kegiatan ini sekaligus mencerminkan kontribusi mahasiswa Umsida dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang memperhatikan keberagaman potensi siswa di lingkungan sekolah.
Penulis: Tim PLP 2

















