IMM Al Khawarizmi Umsida Ajak Mahasiswa Berpikir Kritis tentang Politik

fpsi.umsida.ac.id — Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Komisariat Al Khawarizmi Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menyelenggarakan Seminar Politik bertajuk “Merawat Nalar, Merawat Politik Ikatan” pada Ahad (04/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Sekretariat Kampus 3 Umsida ini diikuti lebih dari 40 peserta. Seminar tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memperluas pemahaman mengenai politik, baik dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam dinamika organisasi kemahasiswaan.

Seminar yang dimulai pukul 15.40 hingga 17.15 WIB ini menghadirkan Muhammad Hafidz Ridho SH, Ketua Umum IMM Mojokerto Raya, sebagai pemateri. Turut hadir Ketua Pimpinan Cabang (PC) IMM Sidoarjo, Satria Buana ST.

Politik Tidak Hanya Berbicara tentang Kekuasaan

Mengawali rangkaian kegiatan, Zakhfa selaku ketua pelaksana menyampaikan bahwa pemahaman politik di kalangan mahasiswa perlu diperluas. Menurutnya, politik tidak selalu identik dengan pemerintahan, partai politik, maupun perebutan kekuasaan.

Ia menjelaskan bahwa dalam lingkungan pendidikan dan organisasi, mahasiswa sebenarnya telah bersinggungan dengan berbagai proses yang berkaitan dengan politik.

“Di kelas kalian ada ketua, sekretaris, bendahara, dan sebagainya, itu pun termasuk anggota. Dari situ kita sebenarnya sudah bersinggungan dengan politik,” ujar Zakhfa.

Melalui contoh tersebut, ia mengajak peserta menyadari bahwa kehidupan berorganisasi tidak terlepas dari proses menentukan keputusan, membagi tanggung jawab, serta membangun kesepakatan bersama.

Zakhfa berharap seminar ini mampu memberikan pemahaman yang lebih luas sekaligus meningkatkan kepekaan mahasiswa terhadap berbagai persoalan politik.

“Harapannya teman-teman mahasiswa bisa lebih memahami politik, bukan hanya politik yang kita lihat di pemerintahan, tetapi juga politik yang dekat dengan kehidupan kita sehari-hari,” lanjutnya.

Ilustrasi Sederhana Membuka Diskusi Politik

Memasuki sesi pemaparan materi, Muhammad Hafidz Ridho mengawali pembahasan melalui ilustrasi sederhana yang mengundang perhatian peserta.

Ia meletakkan sebuah botol dan telepon genggam di hadapannya, kemudian mengajukan pertanyaan mengenai hubungan antara tindakan memilih dan politik.

“Kalau ada botol dan HP di depan saya, kemudian saya lebih memilih mengangkat botol, apakah itu politik?” tanyanya kepada peserta seminar.

Pertanyaan tersebut menjadi pemantik untuk mengajak mahasiswa melihat politik melalui perspektif yang lebih luas.

Melalui ilustrasi itu, Hafidz mengarahkan peserta untuk memahami bahwa aktivitas menentukan pilihan dan mengambil keputusan juga dapat dikaji dalam pembahasan politik, terutama ketika berkaitan dengan kepentingan serta kehidupan bersama.

Pembahasan kemudian berkembang pada dinamika hubungan antarindividu, proses membangun kesepakatan, dan pengambilan keputusan dalam sebuah kelompok.

Pendekatan melalui contoh kehidupan sehari-hari tersebut memberikan gambaran bahwa persoalan politik tidak selalu harus dipahami melalui peristiwa besar di tingkat pemerintahan.

Dengan demikian, mahasiswa diajak mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam membaca berbagai situasi sosial dan organisasi yang mereka hadapi.

IMM Dorong Mahasiswa Tidak Apatis terhadap Politik

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Seminar ini tidak hanya menjadi sarana penyampaian materi, tetapi juga ruang pembelajaran untuk memperkaya sudut pandang mahasiswa terhadap politik.

Melalui tema “Merawat Nalar, Merawat Politik Ikatan”, IMM Komisariat Al Khawarizmi berupaya menumbuhkan kesadaran bahwa mahasiswa memiliki peran penting dalam membangun budaya politik yang kritis dan bertanggung jawab.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan wawasan kader IMM agar mampu memahami hubungan antara nilai-nilai organisasi, kepemimpinan, dan proses pengambilan keputusan.

Kelancaran pelaksanaan seminar turut didukung jajaran panitia, di antaranya Rafly, Raden, Winda, dan Laily, yang terlibat sejak tahap persiapan hingga kegiatan berakhir.

Melalui penyelenggaraan seminar ini, IMM Komisariat Al Khawarizmi berharap mahasiswa semakin terbuka terhadap diskusi politik dan tidak memandang politik sebagai sesuatu yang jauh dari kehidupan mereka.

Pemahaman tersebut diharapkan menjadi bekal bagi mahasiswa untuk menyampaikan gagasan, mempertimbangkan keputusan secara rasional, serta berpartisipasi aktif dalam kehidupan organisasi maupun masyarakat.

Dengan merawat nalar kritis dan kesadaran berorganisasi, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan praktik politik yang lebih bijaksana, demokratis, dan berorientasi pada kepentingan bersama.

Penulis: tim HPKP komisariat Al-Khawarizmi

Bertita Terkini

Mahasiswa PPG Umsida Kenalkan Literasi Lingkungan melalui ECOFUN Bersama ACTION
October 13, 2026By
PBA Umsida Berkontribusi dalam Perumusan Kurikulum Nasional PPPBA 2026
October 9, 2026By
Mahasiswa PPG UMSIDA Hadirkan ECOFUN untuk Tumbuhkan Peduli Lingkungan
October 8, 2026By
Mahasiswa PPG Umsida Kenalkan Aquaponik Berbasis Energi Surya di Desa Wringinrejo
October 7, 2026By
Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
PBI UMSIDA Kenalkan Pesona Bromo kepada Mahasiswa Inbound Kazakhstan
October 5, 2026By
PBA UMSIDA Bahas Peran Guru Hadapi Transformasi AI di Konferensi Internasional
October 2, 2026By
PBA UMSIDA Perkuat Kurikulum melalui Rakernas PPPBA dan Konferensi Internasional
October 1, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By