fpsi.umsida.ac.id — Mahasiswa Tim A3 Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan IPA Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) menggelar program literasi lingkungan bertajuk ECOFUN: “Kenal Alam, Kreasikan!” bersama anak-anak binaan ACTION (Activist of Education).
Kegiatan yang berlangsung pada 19, 20, dan 27 September 2026 ini merupakan bagian dari mata kuliah Projek Kepemimpinan yang bertujuan menumbuhkan kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan sejak usia dini.
Program tersebut menyasar anak-anak usia sekolah dasar di Desa Sukorejo, Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, yang tergabung dalam binaan ACTION Umsida.
Melalui pendekatan pembelajaran interaktif, mahasiswa mengajak peserta mengenal lingkungan melalui buku bacaan, penyampaian materi, serta diskusi sederhana yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.
Kenalkan Kepedulian Lingkungan melalui Tiga Buku Literasi

Pada kegiatan 19 September 2026, mahasiswa memperkenalkan tiga buku literasi lingkungan yang disusun dengan tema berbeda, tetapi saling berkaitan.
Buku pertama berjudul “Yuk, Kenali Tumbuhan di Sekitar Kita” yang mengajak anak-anak mengenali berbagai jenis tumbuhan di lingkungan sekitar sekaligus memahami pentingnya merawat tanaman.
Buku kedua, “Jika Hutan Gundul, Apa yang Terjadi?”, memberikan pemahaman mengenai dampak kerusakan hutan terhadap keseimbangan lingkungan dan kehidupan manusia.
Sementara itu, buku ketiga berjudul “Menjaga Kebersihan Lingkungan” berfokus pada pembentukan kebiasaan menjaga kebersihan, termasuk membuang sampah pada tempatnya dan merawat lingkungan sekitar.
Ketiga buku tersebut dirancang membentuk tahapan pembelajaran yang berkesinambungan, mulai dari mengenali lingkungan, memahami permasalahan, hingga mengetahui tindakan sederhana untuk menjaga kelestariannya.
Mahasiswa PPG Umsida Dorong Pembelajaran Lingkungan yang Menyenangkan
Ketua Pelaksana ECOFUN, Akmal Rizky Prasetya SPd, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan kesadaran anak terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal-hal sederhana dan dekat dengan kehidupan anak. Buku literasi lingkungan menjadi media untuk mengenalkan lingkungan dengan cara yang menyenangkan,” ujarnya.
Menurutnya, pembelajaran lingkungan tidak harus disampaikan melalui materi yang rumit. Anak-anak dapat mulai memahami pentingnya menjaga alam melalui berbagai kebiasaan yang mereka jumpai setiap hari.
Ia berharap pengetahuan yang diperoleh selama mengikuti ECOFUN tidak berhenti pada kegiatan literasi, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa PPG Umsida juga berupaya mengembangkan pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan dan karakteristik anak usia sekolah dasar.
Dosen Pembimbing Tekankan Pentingnya Literasi Lingkungan Sejak Dini
Pelaksanaan program ECOFUN mendapat pendampingan dari Dr Septi Budi Sartika SPd MPd selaku dosen pembimbing Projek Kepemimpinan PPG Umsida.
Ia menjelaskan bahwa pengenalan literasi lingkungan kepada anak perlu dilakukan melalui pengalaman yang dekat dengan kehidupan mereka.
“Anak-anak perlu diberi ruang untuk mengenal alam, memahami permasalahan lingkungan, dan menemukan cara sederhana untuk ikut menjaganya. Melalui kegiatan yang kreatif dan menyenangkan, diharapkan nilai kepedulian lingkungan dapat tumbuh secara bertahap,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan dengan pengalaman sehari-hari dapat membantu anak memahami pentingnya menjaga lingkungan secara lebih konkret.
Program ECOFUN juga menjadi sarana bagi mahasiswa calon guru untuk menerapkan keterampilan merancang dan melaksanakan pembelajaran yang kreatif, kontekstual, serta berorientasi pada pembentukan karakter peserta didik.
Melalui kolaborasi bersama ACTION Umsida, mahasiswa Tim A3 PPG Pendidikan IPA berharap kegiatan tersebut mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, tanggung jawab, serta kebiasaan positif anak dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Dengan demikian, ECOFUN tidak hanya menjadi kegiatan membaca dan mengenal alam, tetapi juga langkah awal dalam membangun generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan melalui tindakan sederhana dan berkelanjutan.
Penulis: Muhammad Yuda Irjiananto

















