Pencak Silat

Deisya Raih Emas di Kejuaraan Pencak Silat Internasional

fpip.umsida.ac.id — Deisyah Amalia Rawethi, yang akrab disapa Deisya, merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (UMSIDA) semester empat yang berhasil mengukir prestasi membanggakan di kancah internasional.

Lahir di Surabaya pada 23 Desember 2005, Deisya tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga mengembangkan potensi diri melalui organisasi dan olahraga bela diri.

Selain aktif sebagai mahasiswa, Deisya juga tergabung dalam Tapak Suci UMSIDA serta Himpunan Mahasiswa PGSD.

Komitmennya dalam menyeimbangkan kegiatan akademik dan non-akademik membawanya mengikuti ajang bergengsi Indonesia Pencak Silat Paku Bumi Open 14th Championship 2026 yang diselenggarakan pada 4–5 April 2026 di GOR Lembah UGM, Yogyakarta.

Kompetisi ini menjadi pengalaman pertama bagi Deisya tampil di tingkat internasional, sekaligus menjadi momentum penting dalam perjalanan kariernya sebagai atlet pencak silat.

Keikutsertaannya dalam kategori Tanding Dewasa Putri Kelas C menjadi tantangan tersendiri. Namun, dengan tekad kuat dan semangat belajar, Deisya mampu membuktikan kemampuannya hingga berhasil meraih juara 1.

Proses Latihan dan Tantangan yang Dihadapi

Pencak Silat

Persiapan menuju kejuaraan dilakukan secara intensif jauh sebelum hari pertandingan. Latihan meliputi aspek fisik, teknik, strategi, hingga simulasi pertandingan.

Namun, memasuki bulan Maret yang bertepatan dengan bulan puasa, latihan dilakukan secara mandiri di rumah masing-masing. Kondisi ini menuntut kedisiplinan dan komitmen tinggi dari setiap atlet.

Deisya mengakui bahwa latihan mandiri terasa kurang maksimal dibandingkan latihan bersama tim.

Keterbatasan fasilitas seperti tidak adanya pecing pad membuat latihan teknik seperti tendangan, pukulan, dan bantingan tidak dapat dilakukan secara optimal.

Oleh karena itu, ia lebih memfokuskan diri pada latihan fisik seperti jogging, push up, sit up, squat, dan latihan beban.

Memasuki awal April, tim akhirnya melaksanakan training center selama kurang lebih satu minggu.

Pada tahap ini, Deisya mendapatkan banyak arahan dari pembina dan official, mulai dari evaluasi teknik hingga penguatan strategi dan kesiapan mental sebelum bertanding.

Namun, perjalanan Deisya tidak sepenuhnya mulus. Ia sempat mengalami kecelakaan dan cedera menjelang pertandingan.

Bahkan saat masa pemantapan, luka yang sempat mengering kembali terbuka akibat sparring.

Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar, karena hingga hari pertandingan ia masih merasakan keterbatasan dalam bergerak.

Meski demikian, Deisya tidak menjadikan hal tersebut sebagai hambatan. Ia tetap berusaha tampil maksimal dengan mengikuti arahan official dan mengandalkan kemampuan yang telah diasah selama latihan.

Mental Juara dan Harapan ke Depan

Pencak Silat

Saat pertandingan berlangsung, rasa gugup sempat dirasakan Deisya, terlebih karena ini adalah pengalaman pertamanya di level internasional.

Namun, suasana kompetisi justru memunculkan motivasi dari dalam dirinya. Melihat rekan-rekannya berhasil meraih medali emas menjadi dorongan untuk memberikan performa terbaik.

Dengan fokus dan ketenangan, Deisya menerapkan strategi yang telah dipelajari.

Ia mampu memanfaatkan setiap peluang, mengatur jarak serangan, serta menjaga ritme pernapasan agar tetap stabil.

Dalam waktu pertandingan yang singkat, sekitar dua hingga tiga menit, Deisya berhasil menunjukkan performa optimal yang membawanya meraih juara 1.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari teman-teman, official, hingga doa dan restu orang tua.

Pihak UMSIDA juga turut memberikan dukungan penuh selama proses persiapan hingga pelaksanaan pertandingan.

Ke depan, Deisya berharap dapat kembali dipercaya untuk mengikuti kompetisi selanjutnya, salah satunya ajang 1st Games Muhammadiyah yang direncanakan berlangsung pada April atau Mei mendatang.

Ia juga mengajak seluruh mahasiswa UMSIDA untuk berani mencoba, mengembangkan potensi diri, dan tetap konsisten dalam setiap proses yang dijalani.

“Manfaatkan setiap peluang yang ada selama menjadi mahasiswa. Kampus selalu memberikan dukungan bagi kita untuk berkembang, baik di bidang akademik maupun non-akademik. Jadi, tetap semangat dan trust the process,” ungkap Deisya.

Prestasi yang diraih Deisya menjadi bukti bahwa kerja keras, konsistensi, dan keberanian untuk mencoba hal baru dapat membawa hasil yang membanggakan, sekaligus menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkembang.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

PLP Luar Sekolah Umsida Kelompok 69 Resmi Dibuka di Kandangsemangkon
PLP Luar Sekolah Umsida Kelompok 69 Resmi Dibuka di Kandangsemangkon
August 4, 2026By
MA Muhammadiyah 02 Paciran Sambut Mahasiswa PLP UMSIDA
August 3, 2026By
PPG UMSIDA Gelar Pemberangkatan PPL Mandiri
July 31, 2026By
Dosen Pendidikan IPA Umsida Raih Doktor Pendidikan Sains
July 30, 2026By
Kelompok 69 Umsida Petakan Potensi Desa Kandangsemangkon
Kelompok 69 Umsida Petakan Potensi Desa Kandangsemangkon
July 29, 2026By
Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam
Mahasiswa PLP Kelompok 70 Umsida Gelar Pembukaan Program di Balai Desa Sumurgayam
July 28, 2026By
PLP Umsida Bekali Mahasiswa dengan Pengalaman Nyata di Madrasah
July 27, 2026By
ummi
FPSI Umsida Siapkan Calon Pengajar Al-Qur’an Bersertifikat Ummi
July 24, 2026By

Prestasi

Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
Mahasiswa PGSD Umsida Raih Perak Taekwondo Surabaya
June 30, 2026By
Mahasiswa PAI Umsida Raih Juara di UMSURA Pencak Silat
June 29, 2026By
Pendidikan IPA
Pendidikan IPA Lolos PPK Ormawa Ekonomi Sirkular
June 3, 2026By

Riset dan Inovasi

Grooming
Pencegahan dan Dampak Child Grooming dalam Kehidupan Sosial
February 24, 2026By
Psikologi Al-Fatihah
Pelatihan Psikologi Al-Fatihah oleh Tim Dosen Psikologi Umsida, Tingkatkan Layanan Guru BK SMA Muhammadiyah 3 Tulangan Sidoarjo
August 20, 2025By
buku
Dosen PG Paud Ciptakan Buku Ajar, Musik Mampu Tingkatkan Kecerdasan Anak Usia Dini
February 5, 2025By