Workshop: Digital Guru SD Melalui Media Pembelajaran Berbasis AI

fpip.umsida.ac.id — Workshop yang bertajuk “Guru Kreatif di Era AI: Workshop Desain Media Pembelajaran Digital” berlangsung pada Jumat, 13 Februari 2026.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Psikologi dan Ilmu Pendidikan (FPIP) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida), dengan pemateri Fitria Nur Hasanah, M.Pd.

Tujuan utama dari workshop ini adalah membekali calon guru dengan keterampilan yang diperlukan untuk menghadapi perkembangan pesat teknologi, khususnya kecerdasan artifisial (AI), yang semakin mengubah lanskap pendidikan.

Fitria menekankan pentingnya peran guru sebagai fasilitator, bukan hanya sebagai sumber informasi.

Dalam pandangannya, guru harus mampu beradaptasi dengan teknologi agar dapat menciptakan pembelajaran yang relevan dengan karakteristik generasi digital native.

“Guru perlu beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar pembelajaran tetap relevan dengan karakteristik generasi digital native,” ujar Fitria dalam pemaparannya.

Ia juga mengingatkan, “Kita tidak bisa hanya mengandalkan cara lama dalam mengajar. Kita harus menggunakan teknologi agar pembelajaran tetap menarik dan dapat mengoptimalkan pengalaman belajar siswa.”

Konsep Media Pembelajaran Digital dan Pemanfaatan AI

Media Pembelajaran

Fitria memaparkan konsep media pembelajaran digital untuk sekolah dasar, yang bertujuan untuk mempermudah siswa dalam memahami materi.

Media ini bisa berbentuk presentasi interaktif, video edukatif, kuis digital, hingga pengelolaan kelas menggunakan platform seperti Google Classroom.

Salah satu tujuan utamanya adalah meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran dengan menyediakan materi yang lebih visual dan interaktif.

Penggunaan alat digital juga dapat meningkatkan daya ingat siswa serta membantu proses diferensiasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan tiap individu.

“Media pembelajaran digital ini memungkinkan siswa untuk berinteraksi lebih dalam dengan materi, sehingga pembelajaran jadi lebih menyenangkan,” jelas Fitria.

Fitria juga menyoroti pentingnya penggunaan aplikasi gratis yang mudah diakses, serta menyarankan para guru untuk memilih alat yang sesuai dengan tujuan pembelajaran.

“Pemilihan aplikasi bukan berdasarkan tren, tetapi berdasarkan kebutuhan dan tujuan pembelajaran,” tambahnya.

Tantangan dan Kolaborasi dalam Implementasi Teknologi

Media Pembelajaran

Salah satu poin penting yang dibahas dalam workshop adalah pemanfaatan AI dalam mendukung kreativitas guru.

AI, sebagai alat bantu, dapat membantu guru dalam merancang media pembelajaran, menyusun soal, dan membuat aktivitas belajar yang lebih inovatif.

Namun, Fitria menegaskan bahwa AI tidak akan menggantikan peran guru.

Sebaliknya, teknologi ini bertujuan untuk memperkaya pengalaman belajar dan mengajar.

“Kreativitas, empati, dan sentuhan manusia tetap menjadi kekuatan utama guru,” jelasnya.

Meskipun teknologi menawarkan banyak kemudahan, tantangan dalam implementasi di sekolah masih ada, seperti keterbatasan perangkat dan koneksi internet.

Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah, orang tua, dan siswa menjadi kunci untuk suksesnya digitalisasi pendidikan.

“Teknologi bukan pengganti guru, melainkan alat untuk memperkaya proses belajar-mengajar,” ungkap Fitria, mengutip panduan dari Google for Education.

Orang tua juga diminta untuk membimbing penggunaan teknologi secara bijak.

“Kolaborasi antara orang tua dan guru dalam menggunakan teknologi ini sangat penting agar anak-anak kita tetap bisa belajar dengan maksimal,” tambahnya.

Workshop ini menjadi sebuah dorongan bagi calon guru SD untuk tidak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tetapi juga untuk menjadi kreator dalam menciptakan sistem pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berbasis data, sehingga mereka dapat terus relevan di masa depan pendidikan berbasis AI.

Penulis: Zakhfa

Editor: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Umsida Perkuat Student Mobility dengan EAGI Kazakhstan
September 15, 2026By
PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Pemberangkatan PLP II 2026 FPSI Resmi Dilaksanakan
September 11, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
FOCUSMIND-AR Latih Fokus Siswa di Tengah Fenomena Brain Rot
September 9, 2026By
FPSI UMSIDA Gelar Pembekalan PLP II bagi Mahasiswa
September 8, 2026By
Workshop Internasional Pendidikan Perubahan Iklim Bekali Mahasiswa Asistensi Mengajar PGSD
September 7, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By
Kolaborasi Laboran TP dan IPA Kembangkan Alat Pengering Gantung Bersistem Kontrol Suhu
August 20, 2026By
Dr Yuli Kembangkan VR Bahasa Inggris Menuju Kurikulum 2027
August 12, 2026By