PKM AI

Mahasiswa PGSD Umsida Lolos PKM AI dengan Media Ular Tangga

fpip.umsida.ac.id — Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Muhammadiyah Sidoarjo (Umsida) mengembangkan inovasi media pembelajaran ular tangga bermuatan deep learning untuk meningkatkan numerasi siswa sekolah dasar.

Inovasi tersebut disusun dalam skema Insentif Program Kreativitas Mahasiswa Artikel Ilmiah (PKM AI) dengan judul “Inovasi Media Ular Tangga Bermuatan Deep Learning terhadap Numerasi Siswa Sekolah Dasar”.

Tim ini diketuai oleh Yuqe Devi Renita dengan anggota Salsa Bela Maza dan Sofi Rosa Amalia. Ketiganya merupakan mahasiswa Prodi PGSD.

Dalam proses penyusunan karya ilmiah tersebut, tim mendapat pendampingan dari Dr Mohammad Faizal Amir SPd MPd sebagai dosen pembimbing.

Yuqe Devi Renita menjelaskan bahwa topik tersebut berangkat dari persoalan numerasi siswa sekolah dasar yang masih perlu mendapat perhatian.

Menurutnya, pembelajaran numerasi di SD kerap dipandang sulit dan kurang menarik oleh siswa.

Kondisi itu mendorong tim untuk menghadirkan media pembelajaran yang lebih menyenangkan, aktif, dan dekat dengan dunia anak.

“Topik utama yang kami angkat dalam PKM AI ini yaitu pengembangan media pembelajaran yang dapat membantu meningkatkan numerasi siswa sekolah dasar. Ide ini muncul karena kami melihat pembelajaran numerasi di SD masih sering dianggap sulit dan kurang menarik bagi siswa,” ujar Yuqe.

Ia menambahkan, media ular tangga dipilih karena permainan tersebut mudah dikenali siswa dan dapat dimodifikasi menjadi sarana belajar.

Dalam media ini, setiap kotak permainan dilengkapi kartu aktivitas yang mengajak siswa berpikir, berdiskusi, menghitung, serta memahami konsep numerasi secara bertahap.

Menggabungkan Permainan dan Deep Learning
PKM AI

Pengembangan media ular tangga ini tidak hanya menekankan unsur permainan, tetapi juga memuat pendekatan deep learning melalui aktivitas meaningful, mindful, dan joyful learning.

Dengan pendekatan tersebut, siswa tidak sekadar menjawab soal, tetapi diajak memahami makna dari aktivitas numerasi yang dilakukan.

“Dari hasil diskusi bersama tim serta arahan dari Pak Faizal, akhirnya kami mengembangkan media ular tangga yang di dalam permainannya menerapkan pendekatan deep learning melalui aktivitas meaningful, mindful, dan joyful learning,” jelas Yuqe.

Menurutnya, setiap kartu aktivitas dalam permainan dirancang agar siswa terlibat langsung dalam proses belajar.

Siswa tidak hanya mengikuti instruksi guru, tetapi juga berkesempatan menemukan pola, menyampaikan pendapat, dan bekerja sama dengan teman.

Dengan cara ini, pembelajaran numerasi diharapkan tidak lagi terasa kaku.

Dalam proses penyusunan PKM AI, tim membagi peran sesuai kebutuhan.

Yuqe sebagai ketua sekaligus penulis pertama berfokus pada riset dan penyusunan naskah terkait pengembangan media.

Salsa Bela Maza membantu dalam pencarian data dan referensi, sedangkan Sofi Rosa Amalia berperan dalam proses analisis data.

Yuqe menyebut bahwa dosen pembimbing memiliki peran penting dalam penyempurnaan karya. “Pak Faizal berperan besar dalam memberikan arahan riset, desain kegiatan, serta masukan dalam penyelesaian naskah hingga proses pengajuan PKM AI,” ungkapnya.

Proses penyusunan dilakukan secara bertahap, mulai dari penentuan ide, penyusunan state of the art, penulisan isi naskah, revisi, hingga pengecekan berkas pengajuan.

Diskusi dilakukan secara fleksibel, baik melalui pertemuan langsung di kampus maupun komunikasi daring.

Proses Panjang yang Mengasah Kerja Sama

PKM AI

Kelolosan tim dalam PKM AI menjadi pengalaman penting bagi para anggota. Salsa Bela Maza mengaku bangga karena proses yang dilalui tidak singkat.

Ia menilai keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kerja sama, kedisiplinan, dan keberanian mencoba memiliki peran besar dalam pencapaian akademik mahasiswa.

“Saya merasa sangat senang dan bangga ketika mengetahui tim kami berhasil lolos PKM AI. Semua usaha, diskusi, dan waktu yang kami curahkan akhirnya membuahkan hasil,” ujar Salsa.

Ia menyampaikan bahwa tantangan paling membekas selama penyusunan adalah menyesuaikan isi artikel dengan format dan ketentuan PKM AI.

Selain itu, tim juga harus mampu membagi waktu antara kegiatan perkuliahan dan pengerjaan naskah.

“Tantangan yang paling membekas adalah saat menyesuaikan isi artikel dengan format dan ketentuan PKM AI. Namun dari proses tersebut, saya belajar tentang pentingnya disiplin, komunikasi, dan kerja sama tim,” katanya.

Bagi Salsa, pengalaman ini membuatnya semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan akademik dan terus mengembangkan kemampuan diri.

Ia berharap kelolosan tersebut menjadi awal untuk menghasilkan karya yang lebih baik dan memberi kontribusi bagi dunia pendidikan dasar.

Yuqe juga menegaskan bahwa proses panjang tersebut memberi banyak pelajaran bagi tim.

Beberapa kali revisi, pencarian referensi, dan konsultasi bersama dosen pembimbing menjadi bagian penting dalam mematangkan karya.

“Strategi yang kami lakukan yaitu aktif berdiskusi, membagi tugas dengan baik, memperbanyak referensi, dan rutin melakukan konsultasi dengan Pak Faizal. Arahan dan motivasi dari beliau sangat membantu kami dalam menyempurnakan PKM AI hingga akhirnya bisa lolos,” pungkas Yuqe.

Penulis: Nabila Wulyandini

Bertita Terkini

Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Umsida turut ambil bagian secara aktif dalam merumuskan arah pengembangan kurikulum nasional
PBA UMSIDA Turut Merumuskan Arah Kurikulum Pendidikan Bahasa Arab dalam Forum Nasional PPPBA 2026
October 23, 2026By
Sinergi Integritas dan Digitalisasi: Sekretaris Dikbud Sidoarjo Bekali Calon Lulusan FPSI Umsida di Yudisium II
October 22, 2026By
465 Mahasiswa FPSI Umsida Jalani Yudisium II, Siap Menenun Masa Depan
October 21, 2026By
Akademisi Umsida Dr. Anita Puji Astutik Dikukuhkan sebagai Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo
October 21, 2026By
IMM Al-Khawarizmi Gelar Temu Cakader
October 20, 2026By
Mahasiswa PPG Umsida Ajak Warga Olah Limbah Rumah Tangga melalui SELARAS
October 19, 2026By
Mahasiswa PLP II Umsida: “Menjadi Guru Adalah Panggilan yang Layak Diperjuangkan”
October 18, 2026By
Bukan Sekadar Menonton, Mahasiswa PLP II PBI Umsida Terapkan Pembelajaran Audiovisual Interaktif
October 17, 2026By

Prestasi

PPK Ormawa Kembangkan Ekonomi Sirkular melalui Inovasi Limbah Sisik Ikan
September 14, 2026By
Mahasiswa PGSD Terpilih Jadi Duta Pencerah UMSIDA 2026
September 10, 2026By
Outstanding Achievement, Kayla Fadhila Juara 1 Public Speaking Universitas
August 25, 2026By
Wisudawan Berprestasi PAI Sabet Juara Pencak Silat Nasional
July 14, 2026By
Porseni VI
Abyan Rafi Raih Juara 3 Porseni VI FKPTKIS
July 2, 2026By

Riset dan Inovasi

Dosen PGPAUD Umsida Raih Doktor, Fokus Riset Lagu Anak Berkualitas
October 6, 2026By
Dr. Anita UMSIDA Lolos Riset Kerja Sama Malaysia, Kembangkan Model SIFLE Keuangan Syariah
September 17, 2026By
Dosen PBI Umsida Lolos Riset Internasional Bersama Mitra Kazakhstan
September 16, 2026By